Resolusi Tahun Baru yang Sederhana untuk Working Mom | Qerja

Resolusi Tahun Baru yang Sederhana untuk Working Mom

Eka Utami, 2 weeks ago
Resolusi Tahun Baru yang Sederhana untuk Working Mom

Baru hari ketiga semenjak tahun di kalender berganti menjadi 2018. Sampai hari ini masih ada orang yang belum sempat menulis resolusi untuk setahun ke depan –atau mungkin memilih untuk tidak membuat resolusi sama sekali-. Masalahnya, resolusi yang telah dibuat di tahun-tahun sebelumnya pun tidak pernah terwujud. Jadi, untuk apa membuat resolusi yang baru?

Buat para ibu pekerja, resolusi tahun baru merupakan salah satu pekerjaan rumah besar. Working mom sudah terlalu banyak disibukkan dengan dua peran yang dijalankan baik di rumah atau di kantor. Jika ditambah dengan target untuk punya badan lebih ramping atau meluangkan waktu untuk pergi ke pusat kebugaran, tentu sangat membebani. Tapi, sebenarnya, working mom tidak perlu membuat resolusi yang sulit. Berikut resolusi tahun baru yang sederhana untuk working mom seperti disarikan dari situs Working Mother.

Biarkan suami lebih banyak membantu. Percayalah bahwa suami Anda juga orang hebat yang bisa menjalankan berbagai peran. Tapi, menurut Anda, suami hanya mampu menjadi orangtua pada umumnya yang hanya kebagian tugas mengurus acara ulang tahun anak atau membuat janji dengan dokter. Selama ini, Anda mungkin tidak percaya dengan kemampuannya untuk mengasuh anak. Padahal, Anda sendiri yang tidak mau berbagi tanggung jawab pada suami sehingga menanggung beban sendiri.

Jadi, tahun ini, Anda harus lebih banyak memberikan kesempatan pada suami untuk turun tangan mengurus rumah tangga. Jika dia mengerjakan dengan tidak sempurna, maka maklumi saja. Anda harus mengendalikan diri untuk tidak ikut campur demi kebaikan diri sendiri dan keluarga.

Mengurangi waktu di media sosial. Semua orang tahu bahwa media sosial hanya menampilkan hal-hal baik tentang hidup seseorang. Mungkin Anda juga berteman dengan ibu bekerja yang lain yang selalu memajang foto tentang keharmonisan keluarga, anak-anak yang penurut dan mandiri, hingga prestasi gemilang di kantor. Anda pikir: “Hebat sekali ada ibu bekerja yang bisa menyeimbangkan kehidupan dan pekerjaan.” Akhirnya, hal ini akan membuat Anda merasa harus mengunggah “foto kebahagiaan” yang sama. Padahal Anda berjuang keras untuk mendapatkan senyum semua anggota keluarga yang ada di foto tersebut.

Jadi, demi kewarasan Anda sendiri, mulai sekarang kurangi waktu untuk melihat lini masa di media sosial. Kita tahu bahwa tidak ada yang sempurna. Selain itu, unggahan di media sosial tidak bisa menjadi ukuran kebahagiaan sebuah keluarga.

Berhenti merasa bersalah karena memilih menjadi working mom. Hingga saat ini masih banyak orang yang membanding-bandingkan ibu bekerja dan ibu rumah tangga. Sebagian orang merasa ibu rumah tangga lebih mulia karena mau melepaskan karier demi mengurus keluarga. Anda bisa saja tidak setuju dengan pendapat tersebut. Tapi, yang terjadi selama ini adalah Anda yang membenarkan anggapan itu. Anda jadi merasa bersalah karena telah memilih karier dibandingkan keluarga.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next