Alasan Atasan Tidak Percaya Anda Lagi | Qerja

Alasan Atasan Tidak Percaya Anda Lagi

Eka Utami, 1 week ago
Alasan Atasan Tidak Percaya Anda Lagi

Salah satu alasan utama karyawan tidak merasa puas di tempat kerja adalah karena hubungan yang  buruk dengan atasan. Hal ini sering berujung pada pengunduran diri karyawan dari perusahaan atau pemecatan. Kita sering mendengar keluhan atasan yang menyalahkan bos atas hubungan yang tidak harmonis ini. Penyebabnya karena atasan yang paling bertanggung jawab untuk membangun lingkungan kerja yang positif dan produktif di kantor. Padahal, seringkali karyawan sendiri yang merusak kepercayaan atasan.

Hubungan kerja yang baik antara atasan dan bawahan dibangun berdasarkan kepercayaan. Jika terjadi masalah dalam hubungan bos dan staf di kantor, maka karyawan juga perlu introspeksi diri. Berikut enam alasan yang mungkin membuat atasan tidak mempercayai Anda lagi seperti disarikan dari The Ladders.

Tidak bertanggung jawab

Mungkin Anda telah banyak melakukan kesalahan sendiri. Ketika atasan menetapkan tenggat untuk tugas tertentu, Anda tidak bisa berkomitmen. Anda sering berjanji, tetapi selalu mengingkari. Saat kebingungan menyelesaikan pekerjaan, Anda tidak bertanya atau mencari bantuan. Anda mengerjakannya sendiri sehingga hsilnya kurang memuaskan. Intinya, jika tidak bertanggung jawab, maka atasan tidak akan memercayai Anda lagi. Mungkin sekarang Anda baru menyadari telah melewatkan banyak kesempatan karena atasan selalu memberi tantangan pada rekan kerja.

Menolak bertanggung jawab atas kesalahan sendiri

Ketika berbuat kesalahan, Anda tidak mau bersikap jantan dan mengakuinya. Anda malah mencari-cari alasan, dan bahkan menimpakan kesalahan pada orang lain. Tindakan yang tidak bertanggung jawab ini akan membuat Anda kehilangan kepercayaan dari atasan dan rekan kerja.

Jadi, Anda harus mengakui kesalahan sendiri. Justru sikap inilah yang akan membuat Anda mendapat kepercayaan dan rasa hormat kembali. Setelah mengakui, Anda harus berusaha memerbaiki keadaan.

Tidak bisa berbaur dengan tim kerja

Jika Anda menjatuhkan rekan kerja sendiri di dalam satu forum, maka Anda akan kehilangan kepercayaan dari atasan. Seorang manajer lebih memilih anggota tim yang bisa memimpin dan menguatkan satu sama lain. Jika Anda melempar kesalahan pada rekan kerja, mengkritik perilaku teman satu tim, dan membuatnya terlihat buruk, maka atasan tidak bisa melihat Anda sebagai calon pemimpin masa depan.

Bahkan jika Anda menunjukan kualitas kerja yang baik, dan mengeluhkan rekan kerja yang tidak terlalu terampil, maka atasan tidak akan menanggapinya. Bos Anda ditantang untuk bisa membangun dan mengelola tim bergaul dengan baik. Jadi, dia tidak mengaharpkan sikap seorang yang sombong dan suka merendahkan orang lain. Jadi, alih-alih menjelekkan rekan satu tim, jadilah pemimpin untuk membantu rekan kerja bersinar. Dengan begitu, Anda akan dihormati oleh atasan dan rekan kerja.

Lebih sering mengeluh daripada mencari solusi

Jika Anda terus-menerus mengeluh, frustrasi dan menunjukkan masalah, maka atasan Anda akan kehilangan kepercayaan pada kemampuan Anda. Semua perusahaan besar mengalami tantangan yang besar. Jadi, daripada terus bergelut dengan kesulitan, keluarlah dan cari solusi. Hal ini akan membuat Anda mendapat kepercayaan dari tim dan atasan.

Berbohong

Jika membesar-besarkan atau memutarbalikkan kebenaran, Anda akan kehilangan kepercayaan. Banyak karyawan berpikir bahwa dengan menyembunyikan kebenaran, maka akan bisa melindungi diri sendiri dari konsekuensi negatif. Padahal, jika Anda berbuat kesalahan, seharusnya hal itu bisa menjadi peluang belajar. Kalau Anda pernah menyinggung seseorang di kantor, maka minta maaf. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan rasa hormat karena tulus, jujur dan manusiawi.

Ingatlah, berbohong tidak akan berbuah kebaikan. Lama-lama kebohongan Anda pasti akan terbongkar. Seorang manajer bisa saja melakukan penyelidikan secara diam-diam dan mendapati kebenaran. Jika Anda ketahuan telah berdusta, maka pasti akan kehilangan kepercayaan.

Sering membuat “drama” di kantor

Gosip dan drama mengganggu suasana kerja. Jika Anda memulai drama di kantor, misalnya dengan menujukkan diri sebagai korban beban kerja secara berlebihan, maka akan menciptakan efek riak dan dampak negatif pada budaya kantor. Hal ini membuat atasan tidak suka. Dia justru ingin lingkungan kerja yang kondusif untuk semua karyawan.

Jika Anda pernah melakukan kesalahan di atas, maka segeralah melakukan tindakan untuk memperbaikinya. Seorang karyawan yang memiliki karakter bagus akan menunjukkan kompetensi dan membangun kepercayaan. Meskipun sulit untuk memperbaiki kepercayaan yang telah rusak, tapi Anda harus yakin untuk bisa mendapatkan kembali hubungan yang baik antara atasan dan bawahan. Cobalah mengambil hikmah dari semua kejadian demi mendapatkan kembali kepercayaan bos Anda. –Qerja.com

Sumber Foto: Flickr

Baca juga:



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next