"Mungkinkah Membangun Startup Sukses Tanpa Kemampuan Coding" dan Tips Bisnis Lain dari Andy Zain

Oleh Steffi Teowira, 6 years ago

Tech startup adalah industri yang sedang berkembang di Indonesia. Ke mana Anda melihat arah pertumbuhannya selanjutnya?
Apa yang terjadi di Indonesia adalah there are a lot of inefficiencies everywhere, baik ketika melakukan transaksi di bank, membeli barang, dan lain-lain. Ini sudah ditargetkan oleh e-commerce, which is good. Now, Semua orang punya mobile phone, jadi saya rasa yang bisa dikembangkan adalah bagaimana memanfaatkan mobile phone untuk mengatasi semua inefficiency ini. Dari offline to online, lebih ke problem solving dan membuat semua hal lebih efisien.

Don’t look at startup as something different, bahwa dia hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mengerti teknologi dan bisa coding. Startup is just a new way to do business. Jangan berpikir kalau kamu nggak bisa code, kamu nggak bakal bisa terjun ke startup. Kamu tetap harus mengerti industri. Jangan terlalu terobsesi dengan teknologinya, tapi fokuslah pada bisnisnya, bagaimana bisa menjalani bisnis ini secara lebih efisien dengan menggunakan internet. 

Teknologinya hanya salah satu komponen saja. Banyak yang berpikir kalau startup hanya untuk mereka yang paham teknologi. Kenyataannya, startup itu untuk orang-orang yang mengerti bisnis yang kemudian hire orang yang menguasai teknologinya.

Startup seperti apa saja yang biasanya akan didanai oleh Mountain Kejora?
Timnya kuat, mengerti bidang yang mau mereka kerjakan, a strong domain knowledge. Karena itu kan, jiwanya. Kalau masalah produk, bisa dimodifikasi.

Misalnya seseorang ingin memulai sebuah tech startup, tapi ia tidak bisa coding. Apakah ia hanya punya pilihan untuk outsource?
Say you’re a product guy. Kuasai segala hal tentang produk itu dan pelajari semuanya tentang produk tersebut dan industrinya. Then, you have to tell people about it: share your knowledge, write about it, talk about it, jadilah aktif di berbagai komunitas, jadi semua orang tahu kalau kamu adalah orang terbaik di industri itu. Sehingga ketika kamu menyebar informasi kalau kamu akan memulai startup untuk produk ini, orang-orang akan datang bekerja sama dengan kamu. Spesifik bidang kamu, hajar saja. Excel in it.

Apa Anda punya nasehat kira-kira di mana tempat yang tepat untuk menemukan partner startup?
Saya akui memang sulit mencari orang yang tepat. Yang bisa kamu lakukan adalah, you do your best, jadilah yang terbaik di bidang Anda, dan orang-orang terbaik akan datang ke Anda. Ini lebih mudah daripada aktif mencari.

Bagaimana baiknya mencari partner yang tepat menurut Pak Andy?
Carilah seorang partner yang berbeda dengan kamu; tidak harus sahabat karena ketika mencari sahabat, kita mencari orang-orang dengan hobi, ide, dan pandangan yang sama dengan kita. Ketika mencari partner, cari seseorang yang berbeda, someone that complements you, the opposite of you, namun harus saling respect. Kalian tidak harus selalu sepakat dan itu malah lebih baik lagi. Kalau terus sepakat saja, nggak akan ada ide dan sudut pandang baru. Kalian boleh berbeda pendapat, tapi selalu dibicarakan dengan nada hormat.


BACA JUGA:

Dari Retail ke Properti, Menelurusi Perjalanan Karir Frances Jaclyn Halim

Sari Kusumaningrum, di Puncah Karir Berkat Kekuatan Networking

Perjalanan Karir Sebastian Togelang di Dunia Venture Capital


Sebelumnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami