5 Jenis Pelecehan Seksual di Tempat Kerja dan Cara Menghadapinya | Qerja

5 Jenis Pelecehan Seksual di Tempat Kerja dan Cara Menghadapinya

Qerja, 2 years ago
5 Jenis Pelecehan Seksual di Tempat Kerja dan Cara Menghadapinya

Sebelum membicarakan solusi pencegahan, mari kita cek terlebih dahulu apa itu definisi pelecehan seksual.

  

Menurut buku pedoman pencegahan pelecehan seksual di tempat kerja yang diterbitkan International Labour Organization (ILO) dan kementerian tenaga kerja dan transmigrasi tahun 2011, definisi pelecehan seksual di tempat kerja adalah sebagai berikut:

“Segala tindakan seksual yang tidak diinginkan, permintaan untuk melakukan perbuatan seksual, tindakan lisan atau fisik atau isyarat yang bersifat seksual, atau perilaku lain apapun yang bersifat seksual, yang membuat seseorang merasa tersinggung, dipermalukan dan/ atau terintimidasi di mana reaksi seperti itu adalah masuk akal dalam situasi dan kondisi yang ada, dan tindakan tersebut mengganggu kerja, dijadikan persyaratan kerja atau menciptakan lingkungan kerja yang mengintimidasi, bermusuhan atau tidak sopan”

Pelecehan seksual di tempat kerja bisa dialami baik laki-laki mau pun perempuan, dan tanpa mengenal suasana dan kondisi.

Sayangnya, banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual, atau kalaupun tahu, mereka malu untuk mengadukannya ke pihak perusahaan. Apalagi bila perusahaan tidak mempunyai peraturan soal pelanggaran yang satu ini.

 

JENIS TINDAKAN PELECEHAN SEKSUAL DI TEMPAT KERJA

Ada lima jenis pelecehan seksual di tempat kerja, yaitu:

1. Pelecehan secara fisik: sentuhan yang tidak diinginkan dan mengarah ke perbuatan seksual, seperti mencium, menepuk, mencubit, melirik, dan menatap penuh nafsu.

2. Pelecehan secara lisan: ucapan verbal atau komentar yang tidak diinginkan tentang kehidupan pribadi atau bagian tubuh atau penampilan seseorang.

3. Pelecehan isyarat: bahasa tubuh dan atau gerakan tubuh yang bernada seksual, kerlingan yang dilakukan berulang-ulang, isyarat dengan jari, dan menjilat bibir.

4. Pelecehan tertulis atau gambar: mengirim atau memperlihatkan tampilan bahan pornografi, gambar, screensaver atau poster seksual, atau pelecehan lewat e-mail dan moda komunikasi elektronik.

5. Pelecehan psikologis (emosional): Permintaan dan ajakan kencan yang terus-menerus dan tidak diinginkan, penghinaan atau celaan yang bersifat seksual.
 

ALTERNATIF SOLUSI

Pelecehan seksual di tempat kerja bukan hanya merugikan korban, namun juga akan membuat nama perusahaan menjadi buruk. Bila Anda menghadapi pelaku pelecehan seksual, sebaiknya Anda mengikuti beberapa tips di bawah ini:


1. Rekam kejadian



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next



Punya masalah dan dilema karir?
Kini kami punya solusi untuk Anda.

Ask the Expert!
Ikuti Kami