Janji Calon Gubernur Jakarta tentang Lapangan Kerja | Qerja

Janji Calon Gubernur Jakarta tentang Lapangan Kerja

Eka Utami, 7 months ago
Janji Calon Gubernur Jakarta tentang Lapangan Kerja

Banyak orang ingin ke Jakarta untuk mengejar mimpi. Mereka berharap mendapat pekerjaan dan penghidupan yang lebih banyak di ibu kota. Tapi, apa yang terjadi ketika mereka sampai di kota metropolitan? Tidak semua orang beruntung. Sebagian orang yang punya keahlian tentu bisa memenangkan persaingan, bekerja di kantor-kantor bagus, dan mendapat gaji besar. Sementara, ada juga orang yang datang dan berakhir menjadi pengangguran.

  

Adapun warga Jakarta sendiri juga ada yang tidak kebagian pekerjaan. Mereka seperti tuan rumah yang tidak beruntung di tanah sendiri. Tempo.co mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta yang menyebut bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DKI Jakarta pada Agustus 2016 sebesar 6,12 persen dengan 317,01 ribu orang pencari kerja.

Namun, warga Jakarta sekarang bisa berharap mendapat pekerjaan lebih baik. Sebab, ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta punya berbagai program dan strategi untuk menciptakan lapangan kerja di ibu kota. Berikut janji calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta tentang lapangan pekerjaan seperti disarikan dari Kompas.com.

Pasangan calon nomor urut 1: Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni

Jika mengingat debat calon gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu, kita melihat Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni tidak hanya ingin membangun Jakarta, tapi juga memikirkan kesejahteraan warganya. Pasangan calon nomor urut satu ini menempatkan ekonomi sebagai satu dari tujuh permasalahan utama di Jakarta. Mereka melihat banyak warga ibukota yang mendiami kawasan elit, sementara itu masih ada orang yang tinggal di kolong jembatan. Menurut Agus-Sylvi, kemiskinan berkaitan dengan tingkat pengangguran yang masih tinggi. Warga masih menganggur karena sulit mengakses lapangan kerja.

Untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, Agus dan Sylvi akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satu strategi pembangunan ekonomi antara lain pembangunan infrastruktur, akan didorong skema public-private partnership. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan investasi dan dunia usaha, sehingga ekonomi Jakarta makin tumbuh secara berkelanjutan dan berkeadilan (sustainable growth with equity). Selain itu, pasangan Agus-Sylvi juga memperhatikan usaha kecil. melalui pemberdayaan UMKM, kewirausahaan, dan ekonomi kreatif, mereka berharap akan tercipta lapangan kerja baru.

Ketika eknomi Jakarta bertumbuh, maka akan tercipta lapangan kerja semakin luas. Pada akhirnya orang miskin pun bisa mendapat pekerjaan dan memperbaiki kehidupannya. Dengan demikian, kesenjangan yang terjadi antara si miskin dan si kaya akan berkurang.

Pasangan calon nomor urut 2: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat

Calon petahana Ahok-Djarot punya program ekonomi berjudul “Ekonomi: Menjadikan pemda sebagai salah satu aktor ekonomi utama untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi.” Maka, strategi untuk menjalankan program ekonomi adalah meningkatkan peran Badan Usaha Milik Daerah. Mereka berharap BUMD bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah. BUMD juga harus berkontribusi pada penyelesaian masalah ketersediaan bahan pokok.`



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next



Punya masalah dan dilema karir?
Kini kami punya solusi untuk Anda.

Ask the Expert!
Ikuti Kami