Mendukung Pegawai yang Menderita Penyakit Kronis | Qerja

Mendukung Pegawai yang Menderita Penyakit Kronis

Eka Utami, 4 months ago
Mendukung Pegawai yang Menderita Penyakit Kronis

Saat mengetahui seorang pegawai sedang mengidap penyakit kronis, terkadang manajer malah jadi serba salah. Sebagai manajer, Anda perlu bersikap dengan hati-hati. Saat Anda ingin menunjukkan simpati, dia malah bilang tak mau dikasihani.

  

Penderita penyakit kronis mungkin masih bisa ke kantor dan bekerja, sambil mengobati penyakitnya. Proses pengobatan ini bisa berlangsung lama hingga bertahun-tahun.

Karena itu, manajer perlu belajar memahami kondisi pegawai tersebut sehingga bisa menempatkan diri di posisi yang tepat. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui oleh manajer jika ada staf yang menderita sakit kronis di kantor seperti dikutip dari Restministries.org.

Hormati pegawai yang sakit

Manajer sebaiknya merahasiakan kondisi pegawai yang sedang mengidap penyakit kronis. Cerita tentang penyakit seorang pegawai yang tersebar di kantor justru akan jadi gosip yang tidak mengenakkan. Pegawai yang sedang sakit, malah akan merasa rendah diri karena tidak bisa bekerja seperti rekan-rekannya. Karyawan tersebut mungkin juga merasa tidak enak pada kolega satu tim yang menerima beban kerja lebih banyak.

Sebenarnya, seorang pegawai yang memberi tahu manajer tentang kondisi fisiknya telah melalui pergulatan batin yang besar. Mungkin dia sempat takut diberhentikan karena dianggap tidak mampu mengerjakan tugas. Tetapi, dia masih tetap ingin bekerja dan melakukan yang terbaik meski kondisi fisiknya lemah. Dia hanya ingin manajer tahu, memahami dan mungkin memberi sedikit kelonggaran. Sebab, dia mungkin akan sering meminta izin tidak masuk kantor karena sakit.

Manajer juga harus memahami batasan dan tetap bersikap profesional sebagai atasan dan bawahan. Manajer tidak perlu memberi saran tentang kondisi fisik pegawai jika tidak diminta.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next



Punya masalah dan dilema karir?
Kini kami punya solusi untuk Anda.

Ask the Expert!
Ikuti Kami