Bolehkah Memecat Pegawai Yang Ikut Mogok Kerja? | Qerja

Bolehkah Memecat Pegawai Yang Ikut Mogok Kerja?

Steffi Teowira, 4 months ago
Bolehkah Memecat Pegawai Yang Ikut Mogok Kerja?

Dalam interaksi antara perusahaan dan pekerja, mogok kerja pegawai bisa dibilang adalah boiling point. Ketika kedua belah pihak tidak bisa menyelesaikan sebuah sengketa, kadang pemogokan terjadi, biasanya untuk menekan pihak perusahaan memenuhi janji atau kebutuhan pegawai.

  

Hal serupa baru-baru ini terjadi di Freeport Indonesia, namun dengan konsekuensi besar bagi para pegawainya.

Freeport memecat 840 karyawan

Kompas melaporkan bahwa terhitung 15 Mei 2017, manajemen Freeport Indonesia telah melakukan PHK terhadap 840 karyawan yang ikut serta aksi mogok kerja di Timika.

Aksi mogok kerja ini sebelumnya direncanakan dimulai tanggal 1 Mei dan akan berjalan sebulan penuh. Mereka menyebutkan tiga tuntutan bagi Freeport, yaitu menghentikan Program Furlough dan PHK karyawan, agar Program Pengakhiran Hubungan Kerja Sukarela (PPHKS) dibuka untuk umum tanpa paksaan, dan agar seluruh karyawan yang kini berada di Timika untuk diterima kembali bekerja tanpa ada PHK.

Diikuti sekitar 6000 hingga 7000 pegawai, aksi ini tak hanya melibatkan pegawai Freeport, namun juga pegawai perusahaan subkontraktor.

Menurut pihak Freeport sendiri dalam interoffice memo, keputusan untuk melakukan PHK ini telah sesuai dengan Undang-Undang yang menyatakan bahwa karyawan yang mangkir dari tempat kerja selama lima hari berturut-turut tanpa alasan dan menolak kembali bekerja setelah menerima dua surat panggilan akan dianggap mengundurkan diri secara sukarela dari perusahaan.

Bolehkah memecat pegawai mogok kerja?



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next



Punya masalah dan dilema karir?
Kini kami punya solusi untuk Anda.

Ask the Expert!
Ikuti Kami