Cara Mengukur Kecocokan Budaya Calon Pegawai | Qerja

Cara Mengukur Kecocokan Budaya Calon Pegawai

Steffi Teowira, 1 week ago
Cara Mengukur Kecocokan Budaya Calon Pegawai

Punya talenta saja tidak cukup. Di pasaran kerja yang begitu kompetitif dan dinamis, kini kecocokan budaya juga menjadi faktor kunci dalam mempekerjakan seseorang. Kecocokan budaya berarti pegawai ini memiliki nilai moral, pedoman bertindak-tanduk, dan prilaku yang sejalan dengan yang dipegang perusahaan, atau setidaknya, mereka mampu beradaptasi dengan mudah.

  

Pahami kalau mempekerjakan seseorang yang cocok dengan budaya perusahaan bukan berarti hanya mempekerjakan orang-orang yang punya latar belakang dan pola pikir serupa, karena keragaman sebetulnya justru berpengaruh positif bagi perusahaan.

Alih-alih, fokus pada apakah etos dan nilai moral yang mereka pegang sejalan dengan nilai-nilai budaya perusahaan. Misalnya, jika perusahaan mengedepankan kolaborasi, maka kandidat yang nyaman bekerja dalam tim tentu lebih cocok dibanding yang selama ini lebih senang bekerja sendiri.

Jika Anda menjadikan kecocokan budaya sebagai salah satu faktor pertimbangan, niscaya Anda akan mendapat kandidat yang tak hanya bertalenta, tapi juga akan berkembang pesat di setiap area yang Anda tempatkan, cenderung lebih loyal, dan mendorong kesuksesan perusahaan.

Nah, bagaimana cara menyaring kandidat dengan nilai budaya dan moral yang tepat bagi perusahaan?

1. Spesifik di lowongan kerja

Menyaring kandidat yang cocok sudah bisa dimulai ketika Anda memasang lowongan kerja. Selain menyebut sederet keahlian teknis dan pengalaman yang dibutuhkan, Anda bisa menambah daftar karakter pegawai ideal yang dicari, misalnya inovatif, kolaboratif, punya jiwa kepemimpinan, dan lain-lain.

2. Wawancara yang “tidak biasa”

Kecocokan budaya kerja besar hubungannya dengan kepribadian seseorang. Sayangnya, banyak kandidat seringkali menunjukkan sisi berbeda melalui jawaban-jawaban yang dihafal dari template pertanyaan interview umum. Karena itu, jangan ragu untuk mengajak kandidat berbincang santai, misalnya tentang hobi, untuk mengupas kepribadiannya.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next



Punya masalah dan dilema karir?
Kini kami punya solusi untuk Anda.

Ask the Expert!
Ikuti Kami