Lima Kebiasaan Buruk Saat Rapat | Qerja

Lima Kebiasaan Buruk Saat Rapat

Eka Utami, 5 months ago
Lima Kebiasaan Buruk Saat Rapat

Apakah Anda harus menghadiri rapat hari ini? Apakah Anda merasa kesal atau justru menyambut gembira setiap kali harus menghadiri meeting? Sebuah rapat bisa sangat berguna untuk kemajuan tim. Tapi meeting juga bisa dianggap membuang waktu sebagian orang.

Ternyata, sebagian orang tidak suka rapat. Menurut studi, meeting membuat kesal karyawan yang berorientasi pada tugas. Sekitar 46 persen karyawan melaporkan bahwa lebih suka melakukan pekerjaan lain yang tidak menyenangkan daripada harus menghadiri rapat.

Mengapa begitu? Salah satu alasan orang membenci rapat adalah karena ada perilaku oknum peserta yang menjengkelkan. Kelakua mereka bisa memperpanjang rapat atau membuat meeting tidak efektif. Berikut lima kebiasaan buruk peserta meeting seperti disarikan dari situs Get Minute.

Datang Terlambat

Akui saja kalau Anda juga pernah datang terlambat ke sebuah rapat. Anda tidak punya alasan kuat untuk datang terlambat. Anda hanya menunda-nunda perjalanan. Anda mengerjakan beberapa tugas yang “tanggung” di meja kerja. Kemudian Anda menunggu sampai ruangan terlihat penuh, baru kemudian menyusul dengan tergopoh-gopoh.

Anda tidak sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian pekerja mengaku terlambat ke pertemuan. Mereka mengambil 5 persen dari waktu di luar ruangan. Tampaknya, “korupsi” waktu Anda sangat kecil. Padahal, Anda menyebabkan konsekuensi negatif di seluruh organisasi. Pertama, karyawan yang terlambat menghadiri rapat telah membuang-buang waktu setiap orang. Hal itu tidak sopan terhadap rekan kerja. Kedua, pertemuan akan tertunda. Rekan kerja yang sudah hadir terlebih dahulu merasa perlu memulai rapat kembali dan memberi penjelasan singkat kepada orang yang terlambat. Itu berarti kehilangan waktu.

Tapi adakah yang dapat Anda lakukan terhadap karyawan atau rekan kerja yang terlambat menghadiri rapat? Pendekatan yang paling sederhana adalah berbicara dengannya dan jelaskan mengapa perilaku ini membuat semua orang murka. Jika peringatan itu tidak membantu, mungkin memang masalahnya lebih pelik. Anda harus menggali lebih dalam mengenai penyebab seseorang selalu saja terlambat saat memenuhi undangan rapat.

Cek Email

Pimpinan Anda tidak akan mengadakan pertemuan yang tidak perlu. Jadi, setiap rapat itu penting. Dia berusaha meminta waktu kerja setiap orang. Jangan sampai waktu tersebut disia-siakan. Jadi, sebaiknya setiap orang fokus pada substansi meeting. Sementara pekerjaan lain bisa dikesampingkan terlebih dahulu. Jika mencuri pandang ke laptop untuk mengecek email saat rapat, maka Anda sudah keterlaluan. Penelitian menunjukkan bahwa 66 persen karyawan menganggap rekan kerja memeriksa email selama rapat telah berlaku kasar.

Mungkin Anda merasa memeriksa email saat rapat bukanlah hal yang salah. Anda merasa bisa melakukan multitasking. Padahal, penelitian menunjukkan fakta bahwa Anda kehilangan sekitar 10 poin IQ saat membiarkan hal-hal seperti email mengalihkan perhatian saat rapat. Selain itu, sebuah studi oleh University of California-Irvine menunjukkan bahwa dibutuhkan sekitar 20 menit untuk mendapatkan kembali momentum dalam pekerjaan setelah ada interupsi. Dengan kata lain, mengecek email selama rapat merugikan produktivitas.

Salah satu solusi masalah ini adalah dengan menjaga agar peserta rapat jauh dari gangguan email. Misalnya, dengan membuat kebijakan agar semua handphone dan laptop ditinggalkan di luar ruang pertemuan.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next



Punya masalah dan dilema karir?
Kini kami punya solusi untuk Anda.

Ask the Expert!
Ikuti Kami