Wahyu Anggoro Hadi Pahlawan dari Kampung Dolanan Pandes | Qerja

Star Leader : Wahyudi Anggoro Hadi Pahlawan dari Kampoeng Dolanan Pandes

Sandy Ayu Sartika, 2 months ago
Star Leader : Wahyudi Anggoro Hadi Pahlawan dari Kampoeng Dolanan Pandes

“Temukan kembali keceriaan masa kecilmu” itulah hal yang akan Anda dapatkan jika berkunjung ke Kampoeng Dolanan Pandes di Yogyakarta. Anda akan menemukan sebuah Kampoeng  yang menjadi surganya permainan tradisional anak-anak mulai dari kitiran, manukan, dan othok-othok. Kampoeng ini bisa menjadi sarana dan tempat yang tempat untuk Anda mengulang kembali romantisme lama Anda akan serunya permainan-permainan tradisional  yang sudah sulit untuk ditemui sekarang ini.

Kampoeng Dolanan Pandes awal nya hadir untuk  membantu pemulihan trauma anak-anak akibat gempa 2006 di Yogyakarta. Warga pun menghidupkan kembali Desa Pandes yang di masa lalu pernah menjadi pusat pembuatan dolanan anak, selain itu Kampoeng ini juga hadir sebagai bentuk kesadaran untuk terus melestarikan permainan tradisional anak.

Wahyudi Anggoro Hadi adalah salah satu sosok penting dalam menggagas Kampoeng Dolanan Pandes menjadi sentra permainan anak-anak. Ia adalah seorang Sarjana Farmasi sekaligus Apoteker yang menjabat sebagai kepala desa. Memiliki orang tua yang juga merupakan salah satu pengrajin dolanan, membuat seorang Wahyudi menggagas ide membentuk Kampoeng Dolanan Pandes. Ia percaya bahwa tumbuh kembang anak-anak bisa semakin membaik di balik gempuran teknologi sekarang ini melalui permainan dan dolanan tradisional. “ Tiap permainan memiliki multiple intelligent (kecerdasan majemuk) yang terdiri atas kecerdasan irama, kinestetis dan rasa, atau dalam bahasa Jawa disebut wiromo, wirogo, dan wiroso. Untuk itu Kampoeng Dolanan ada,” ujar Wahyudi.

Sosoknya tak hanya berhasil dalam mengembangkan dan melestarikan permainan tradisional anak, namun juga berhasil meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar. Percaya atau tidak, Permainan tradisional Anak-anak yang diperkenalkan kebanyakan berasal dari tangan-tangan para lansia yang merupakan warga desa dusun Pandes. Memberdayakan para lansia adalah bentuk menghargai eksistensi para lansia di Dusun Pandes. “Di belahan bumi lain, lansia dianggap sebagai beban sosial. Tapi di Pandes, lansia berjaya.” Ungkapnya dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta.

Tak hanya menjual dolanannya tapi juga knowledge nya, Pria yang akrab dipanggil Yudi ini membangun Kampoeng Dolanan dengan memberikan edukasi tentang proses pembuatan dari setiap dolanan seperti kitiran, dll. Ia tidak ingin hanya berfokus pada nilai ekonomi semata, namun lebih kepada pelestarian dan manfaat jangka panjang. Selain Kampoeng Dolanan Pandes, Ia juga membangun Kelompok Bermain Among Siwi yang bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai permainan Anak.

Wahyudi Anggoro Hadi telah berhasil membuktikan bahwa menjadi pahlawan tidak harus dengan angkat sejata. Berkontribusi bagi masyarakat sekitar, para lansia dan juga anak-anak dengan ide dan kerja nyatanya pun menjadikan Ia seorang pahlawan. Anda pun juga bisa seperti dia. Keberanian untuk memberi manfaat bisa dari siapa saja, kapan saja dan dimana saja.

Apakah anda siap menjadi pahlawan masa kini?

Sumber:



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next