Strategi Mencari Kerja di Usia 40-an | Qerja

Strategi Mencari Kerja di Usia 40-an

Eka Utami, 2 years ago
Strategi Mencari Kerja di Usia 40-an

Ada banyak hal yang membuat kita kembali mencari iklan lowongan pekerjaan setelah bertahun-tahun menjalani satu profesi. Bisa saja karena keadaan ekonomi yang tidak menentu sehingga membuat perusahaan tempat bekerja tidak stabil. Alasan lain yang mungkin membuat kita harus mencari kerja di usia yang sudah tidak muda lagi adalah karena keiginan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Hal itu wajar. Tapi, apakah dunia kerja menganggap orang yang masih mencari kerja di usia 40 tahun dari sudut pandang yang sama? Belum tentu.

Pewawancara bisa saja mengerutkan dahi saat berhadapan dengan kandidat yang terbilang cukup tua untuk sebuah interview. Banyak pula orang yang menganggap kalau kandidat berusia 40 tahun ke atas akan kalah dari calon pegawai yang lebih muda yang unggul dalam keahlia, pengetahuan teknologi, dan energi. Tapi, jangan biarkan usia menjadi hambatan dalam pencarian pekerjaan Anda. Berikut delapan strategi pencarian pekerjaan untuk kandidat berusia di atas 40 tahun seperti disarikan dari The Balance.

Susun resume dengan lebih baik. Mungkin selama ini Anda sudah pernah menjadi pewawancara yang menyeleksi kandidat terbaik untuk satu posisi di kantor. Anda melihat bagaimana resume yang disusun kandidat pekerja muda, yang isinya hanya daftar keahlian, pengalaman organisasi, dan hal standar lainnya. Anda harus lebih baik dari itu.

Resume yang dibuat kandidat berusia 40 tahun ke atas harus lebih dari sekadar daftar keahlian dan pengalaman kerja. Jika Anda pernah menjadi mentor, maka jelaskan bagaimana cara berkontribusi pada kesuksesan orang lain. Anda juga bisa menyebut dan menjabarkan bagaimana bisa berkontribusi pada kesuksesan organisasi. Sesuaikan resume dengan pekerjaan yang dilamar.

Menguasai teknologi. Pengetahuan tentang teknologi terbaru penting untuk mendukung proses pencarian kerja Anda saat ini. Tunjukkan pengetahuan Anda sejak awal. Jika ada beberapa pilihan cara penerimaan berkas aplikasi, maka kirimkan lewat email atau lewat aplikasi online yang disediakan. Anda juga bisa mengunggah resume di akun media sosial profesional.

Perangi diskriminasi umur. Seharusnya diskriminasi dalam bentuk apapun tidak boleh terjadi. Tapi, kenyataannya, orang yang melamar kerja di usia 40 tahun akan dipandang berbeda dibandingkan dengan mereka yang berusia lebih muda. Untuk menyiasati hal ini, sebaiknya Anda tidak usah mencantumkan berbagai hal yang berhubungan dengan usia. Misalnya, dengan menghapus tahun kelulusan dari perguruan tinggi. Anda juga tidak perlu menyebut riwayat pekerjaan pada saat awal memasuki dunia kerja, di mana Anda masih labil dan sering berpindah kerja setahun sekali.

Anda hanya perlu menuliskan pengalaman kerja yang paling menonjol –tidak usah semuanya-. Selama wawancara, fokuskan cerita pada keahlian dan kontribusi daripada usia Anda. Jadi, perekrut akan melihat Anda dari sudut pandang yang berbeda.

Memperbaharui keahlian. Jika Anda mengubah jalur karier atau kembali ke bursa kerja, maka harus memperbaharui keahlian. Kalau perlu, kembali ke sekolah untuk mendapatkan gelar tertentu atau mengambil kelas untuk memoles keterampilan khusus. Zaman sekarang, keterampilan terkait teknologi sangat penting untuk mendukung pekerjaan di berbagai posisi. Anda memerlukan p emahaman dasar tentang bermacam aplikasi, spreadsheet, presentasi dan kalender elektronik.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next