Terlalu Sibuk untuk Liburan? Begini Strategi Menyeimbangkan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan | Qerja

Terlalu Sibuk untuk Liburan? Begini Strategi Menyeimbangkan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan

Eka Utami, 2 years ago
Terlalu Sibuk untuk Liburan? Begini Strategi Menyeimbangkan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan

Pekerjaan bisa membuat kita sangat sibuk. Ada kalanya kita merasa sangat lelah, kewalahan dan berharap bisa berlibur. Namun, kita takut kalau mengambil cuti, maka pekerjaan akan terbengkalai dan akhirnya kacau. Keseimbangan kehidupan pribadi dan pekerjaan merupakan tantangan bagi seseornag yang sangat mencintai pekerjaannya. Namun, kita tidak boleh terlalu keras pada diri sendiri. Tubuh dan pikiran kita perlu istirahat. Berikut strategi menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjaan untuk orang-orang sibuk seperti Anda yang disarikan dari situs Inc.

Menjadwalkan waktu libur

Tumpukan pekerjaan bisa menyandera Anda. Meskipun perusahaan sudah memberikan waktu libur akhir pekan, namun Anda tidak bisa melepaskan diri dari laptop dan berkas-berkas di ujung minggu. Anda bisa menjadi penat, pikiran buntu, sehingga tidak menemukan solusi atas masalah pekerjaan. Pada akhirnya, tugas Anda tidak selesai-selesai.

Padahal, hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk menyelesaikan pekerjaan justru dengan menjauh dari meja kerja selama beberapa waktu. Jadwalkan waktu libur untuk diri Anda sendiri dan melakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan sama sekali. Tubuh dan pikiran Anda akan berterima kasih akan hal ini.

Berkomunikasi dengan keluarga

Pada hari-hari yang sibuk, pastikan Anda tetap melakukan komunikasi terbuka dengan pasangan dan anak-anak. Mereka perlu diberi pengertian mengenai jadwal kerja Anda yang padat. Jadi, mereka tidak merasa dikesampingkan karena Anda tampak begitu mengutamakan pekerjaan.

Hal ini akan membantu Anda mengatasi masalah psikologis yang terjadi saat bekerja. Jika Anda terus merasa bersalah pada pasangan dan keluarga, maka tidak dapat fokus pada pekerjaan yang sedang dilakukan. Sementara kalau Anda memaksakan diri meluangkan waktu untuk keluarga di tengah  hari yang sibuk, mungkin pikiran malah melayang pada pekerjaan. Anda juga akan mengangkat topik tentang tugas-tugas itu saat mengobrol dengan pasangan. Itu sangat menyebalkan. Tapi, berjanjilah jika pekerjaan sudah selesai nanti, Anda bisa memaksimalkan waktu berkualitas bersama keluarga.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next