Lima Tips Karier untuk Wanita Introvert | Qerja

Lima Tips Karier untuk Wanita Introvert

Eka Utami, 2 years ago
Lima Tips Karier untuk Wanita Introvert

Karier yang berkembang membuat wanita pekerja menjadi semakin sibuk. Anda dituntut untuk menghadiri berbagai pertemuan dengan klien, mengerjakan proyek kelompok, dan bahkan berbicara di depan forum.

Semua kegiatan ini tidak ideal buat wanita karier yang memiliki sifat introvert. Wanita introvert lebih suka bekerja dalam sendiri karena menemukan kenyamanan dalam diam, bukan pada suasana yang riuh.

Namun, terlepas dari situasi yang kurang ideal ini, para introvert masih bisa mengembangkan karier dengan cara yang ambisius seperti rekan-rekan ekstrovert. Bagaimana caranya? Dengan beradaptasi. Berikut tips untuk wanita karier yang introvert seperti disarikan dari situs The Everygirl.

Menyisihkan waktu untuk diri sendiri

Hari-hari kerja Anda akan dipenuhi oleh orang-orang yang riuh. Maka, sebagai introvert, Anda harus punya waktu untuk diri sendiri. Anda perlu bangun lebih awal dari biasanya agar memiliki waktu sendiri. Anda juga harus meluangkan waktu setelah pulang kerja untuk kembali menikmati kesendirian. Penyebabnya, Anda sudah terlalu lelah menekan bagian diri yang introvert sepanjang hari.

Menghormati agenda rapat

Sebuah rapat besar bisa berkembang menjadi obrolan dan diskusi kecil di belakang meja. Pada saat rapat berlangsung. Seseorang bisa saja menepuk pundak Anda dan membahas hal-hal yang berbeda dari sudut pandang pemimpin rapat.

Bahkan terkadang, rekan kerja menegur untuk masalah sepele yag tidak berhubungan dengan diskusi. Pembicaraan kecil ini akan membuat intrivert terganggu. Jika pemimpin rapat tidak bisa mengendalikan suasana, maka suasana di ruangan akan terlalu berisik karena ada beberapa orang yang saling berbisik.

Untuk menghindari kejadian ini, Anda harus tegas. Jika Anda berada pada posisi pemimpin rapat, maka buatlah pengumuman kecil di awal pertemuan agar semua orang fokus pada diskusi dan bertahan untuk membahas tema utama sampai akhir waktu yang telah ditentukan. Kalau posisi Anda sebagai peserta rapat, maka posisikan diri jauh dari si tukang ngobrol.

Siap beradaptasi dengan berbagai lingkungan kerja

Idealnya, Anda ingin bekerja dari rumah sendiri. Atau, mungkin Anda ingin kantor impian yang hanya terdiri dari beberapa orang. Namun, secara realistis, Anda tidak selalu bisa mendapat hal yang diinginkan.. Jadi, Anda harus bisa beradaptasi.

Bisa jadi Anda mendapat pekerjaan impian dan harus bekerja di kantor terbuka. Lingkungan kerja seperti ini tentu menyulitkan introvert seperti Anda. Untuk itu, Anda bisa memasang headphone di telinga untuk menghindari teguran atau sapaan rekan kerja yang sekadar ingin mengobrol ringan.

Rekan kerja juga akan paham bahwa orang yang memasang penutup telinga saat bekerja artinya sedang tidak ingin diganggu. Tapi, sesekali Anda juga harus membiarkan telinga terbuka tanpa headphone karena hubungan sosial di tempat kerja juga penting.

Tetap terlibat dalam kegiatan kantor, walaupun dengan kapasitas terbatas

Karier yang sukses terkadang membutuhkan lebih dari sekadar tiba di kantor tepat waktu dan pulang ke rumah saat pekerjaan selesai. Anda juga harus membuat hubungan profesional dan sosial yang baik dengan atasan maupun rekan kerja.

Mungkin departemen Anda pernah diminta untuk mengadakan acara seperti konferensi skala besar, workshop dan pelatihan, pesta kantor, dan lain sebagainya. Anda tidak perlu mengikuti semua kegiatan, namun pilihlah peran yang membuat Anda nyaman.

Mungkin Anda tidak menikmati suasana riuh saat acara. Tapi, Anda bisa menganggap kegiatan itu sebagai salah satu bagian dari pekerjaan. Jika Anda diminta untuk menjadi panitia acara, pilih peran khusus yang membuat Anda tetap bisa menjadi diri sendiri. Misalnya, Anda memilih menjadi seksi dokumentasi sehingga sebagian besar waktu akan dihabiskan dengan kegiatan memotret.

Berjejaring secara virtual

Untungnya, sekarang Anda sudah isa berhubungan dengan orang lain dengan bantuan jaringan internet. Dengan begitu, Anda tidak perlu bertatap muka secara langsung dengan mitra kerja, klien, atau kolega lainnya. Anda perlu mendedikasikan waktu untuk mengurus blog, atau membiarkan orang lain mengenal Anda lewat Instagram. Anda bisa mendapat jaringan bisnis baru lewat media sosial. –Qerja.com

Sumber Foto: Flickr



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next