Tips Berinvestasi Emas untuk Anda | Qerja

Tips Berinvestasi Emas untuk Anda

Eka Utami, 2 years ago
Tips Berinvestasi Emas untuk Anda

Sejak dulu, emas selalu menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik dan populer di kalangan masyarakat di Indonesia. Kita mungkin pernah melihat bagaimana para orangtua menimbun emas di masa muda dan mencairkannya pada saat butuh uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kebutuhan hari raya, perjalanan ibadah, atau pensiun.

Hari ini, emas masih diminati sebagai alat investasi. Penyebabnya karena risiko investasi emas terbilang rendah, mudah dipahami oleh investor pemula, harga stabil, tidak perlu modal besar, dan mudah dicairkan. Jika Anda juga tertarik untuk berinvestasi emas untuk menjaga nilai uang agar tidak tergerus inflasi, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

Memilih emas batangan, bukan perhiasan

Jika ingin berinvestasi pada emas, pilihlah yang berbentuk batangan, bukan perhiasan. Alasannya karena harga emas batangan lebih murah daripada perhiasan. Harga emas perhiasan menjadi lebih mahal karena ada tambahan biaya jasa desain. Menurut situs Bisnis, tidak ada patokan rata-rata ongkos produksi maupun ongkos desain dari emas perhiasan dan emas batangan. Karya seni pada satu perhiasan emas tidak bisa dinilai dengan ukuran tertentu. Tapi, jika bentuk perhiasan terbilang rumit, maka ongkos yang harus dibayar bisa lebih tinggi.

Pada dasarnya, emas perhiasan memang bukan alat investasi. Tapi, dengan membeli emas perhiasan, Anda bisa menggunakannya sebagai aksesori. Jika Anda  tetap ingin memanfaatkan emas perhiasan sebagai alat investasi, Creative Director Untung Bersama Sejahtera Erwin Suganda menyarankan agar membeli perhiasan model klasik yang mudah dijual kembali. Biasanya, perhiasan klasik tidak memerlukan ongkos pembuatan yang besar. Selain itu, ketika menjual emas perhiasan, Anda harus bisa tawar-menawar dengan toko emas agar memeroleh keuntungan maksimal.

Memilih kepingan emas yang cermat

Berdasarkan saran dari Direktur Eksekutif Asosiasi Pedagang Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Iskandar Husein yang dikutip dari situs Viva, investor yang punya dana besar sebaiknya langsung membeli emas batangan dengan berat 50-100 gram. Setiap gram emas kepingan besar lebih murah daripada emas kepingan kecil. Penyebabnya karena pengaruh ongkos cetak di mana semakin makin kepingannya, maka akumulasi harga per gramnya jadi makin rendah. Bahkan menurut situs ODNV, PT Aneka Tambang (Antam) membebaskan ongkos cetak emas kepingan 1000 gram.

Namun, emas kepingan besar lebih susah dijual dan butuh waktu lebih lama untuk mencairkannya mejadi uang. Selain itu, jika mengadaikan emas 100 gram, maka ada kemungkinan Anda sulit menebusnya kembali karena harus mengumpulkan dana dalam jumlah besar. Sementara emas kepingan kecil lebih gampang diserap pasar. Kalau memiliki sejumlah  emas kepingan kecil seberat 100 gram, saat membutuhkan dana sedikit, Anda bisa menjual sebagian emas dengan mudah. Intinya, apa pun pilhan bentuk emas Anda, sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, taraf hidup, dan perhitungan Anda.

Memilih tempat membeli emas yang aman



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next