Pentingnya Tabungan Rencana untuk Karyawan | Qerja

Pentingnya Tabungan Rencana untuk Karyawan

Eka Utami, 1 year ago
Pentingnya Tabungan Rencana untuk Karyawan

Sebagian karyawan masih kesulitan dalam mengelola gaji dan keuangannya. Setiap hari gajian, karyawan akan membagikannya ke pos-pos tagihan, kebutuhan harian, dan sebagainya. Seringkali uang yang ada di rekening itu habis sebelum akhir bulan, jadi tidak ada dana yang tersisa untuk ditabung apalagi diinvestasikan.

Jika Anda adalah salah satu karyawan yang selalu terjebak dalam masalah keuangan seperti itu, maka cobalah untuk belajar menabung dengan lebih disiplin. Anda bisa memanfaatkan produk tabungan rencana yang ditawarkan bank.

Berbeda dengan tabungan konvensional, besaran setoran dan waktu setor tabungan rencana ditetapkan sejak awal pembukaan rekening. Selain itu, uang pada tabungan rencana tidak bisa diambil sesuka hati sampai batas waktu yang telah disepakati. Berikut manfaat dan keuntungan tabungan rencana untuk karyawan seperti disarikan dari berbagai sumber.

Disiplin menabung

Sebelum membuka tabungan rencana, Anda harus punya rekening tabungan konvensional di bank yang bersangkutan. Kalau bisa tabungan konvensional tersebut adalah rekening untuk menerima gaji setiap bulan. Tabungan rencana menggunakan sistem autodebet yang akan menarik uang Anda langsung dari rekening utama (tabungan konvensional) ke rekening tabungan rencana setiap sebulan sekali. Maka, Anda harus memastikan ketersediaan uang di rekening utama setiap bulan.

Untuk menghindari kegagalan autodebet, Anda bisa melakukan trik dengan  menetapkan tanggal penarikan otomatis sehari setelah hari gajian. Jadi uang yang ada di rekening utama belum “lari” kemana-mana. Hal ini untuk menghindari denda yang timbul akibat kegagalan autodebet dan kealpaan Anda sendiri. Dengan memiliki tabungan rencana, Anda akan “terpaksa” menabung setiap bulan secara konsisten. Anda tidak perlu khawatir jika lupa menyetorkan uang ke tabungan rencana tepat pada waktunya.

Bisa disesuaikan dengan tujuan keuangan

Perencana keuangan selalu menyarankan Anda menyisihkan dana sebesar 10 persen untuk ditabung atau diinvestasikan. Namun, jika Anda belum bisa disiplin menabung atau berinvestasi secara rutin, maka bisa memulai dengan nominal yang kecil. Anda bisa membuat tabungan rencana dengan perjanjian setoran sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulan. Lalu, jika Anda punya  rezeki lebih, bisa langsung mentransfer sendiri ke tabungan rencana.

Selain itu, jangka waktu tabungan rencana berbeda-beda antara 1-20 tahun. Anda bisa menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengakhiri tabungan rencana, sesuai dengan rencana keuangan. Misalnya, jika Anda ingin melakukan perjalanan liburan tahun depan, maka bisa mengambil tabungan rencana selama setahun.

Kalau mau merencanakan keuangan untuk pendidikan anak, maka Anda bisa menyesuaikan waktu jatuh tempo saat harus menyetorkan uang pangkal masuk sekolah.  Setelah kontrak waktu berakhir, pihak bank akan mengalihkan dana dari rekening tabungan rencana ke rekening utama secara otomatis.

Namun, kalau bisa, Anda tidak mengambil dana dari rekening tabungan rencana sebelum kontrakwaktu berakhir. Jika And amelakukannya, maka akan dikenai sanksi berupa denda.

Bunga lebih tinggi

Nasabah yang memiliki tabungan rencana hanya bisa menarik uangnya di waktu yang telah disepakati dengan bank. Maka, Bank memberikan bunga yang lebih tinggi daripada produk tabungan biasa. Bahkan, bunga tabungan berencana bisa mendekati deposito. Menurut situs Cermati, kebijakan bunga tabungan rencana di setiap bank berbeda-beda.

Ada bank yang memberikan bunga dengan skema tetap, di mana besaran bunga sama hingga kontrak waktu berakhir. Ada pula bank yang menetapkan skema bunga mengambang di mana bunga diberikan sesuai kondisi pasar, jadi persentasenya bisa berubah setiap bulan.

Disertai asuransi

Produk tabungan rencana biasanya disertai proteksi kesehatan dan jiwa. Dengan memiliki asuransi, Anda bisa lebih tenang dalam memersiapkan rencana masa depan. Jika Anda sakit, maka bisa mengajukan klaim guna biaya pengobatan. Kalau Anda terkena musibah dan meninggal dunia, maka pihak bank akan menanggung kewajiban setor yang tersisa.

Tabungan rencana adalah produk perbankan yang bisa membantu Anda untuk disiplin menabung. Jika sudah sukses menjalankan satu program tabungan rencana, maka Anda bisa mencoba instrumen investasi lain. Dengan begitu, Anda akan bisa menyisihkan uang hasil kerja setidaknya 10 persen dari gaji sebulan secara rutin. –Qerja.com

Sumber Foto: Flickr



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next