7 Postingan Sosial Media Yang Harus Dihindari Pekerja | Qerja

7 Postingan Sosial Media Yang Harus Dihindari Pekerja

Eka Utami, 1 year ago
7 Postingan Sosial Media Yang Harus Dihindari Pekerja

Percaya atau tidak, saat ini media sosial bisa berpengaruh kepada karir seseorang. Tidak sedikit perekrut yang mengecek akun media sosial kandidat saat proses seleksi karyawan.

Sementara itu, seorang atasan terkadang memantau aktivitas bawahannya di dunia maya. Postingan yang tidak baik bisa saja berpengaruh pada keberlangsungan pekerjaan seseorang.

Jadi, sebagai pencari kerja atau pun karyawan, Anda harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Berikut beberapa kesalahan di media sosial yang bisa berujung dengan rusaknya karir Anda.

Membuat Ujaran Kebencian

Ujaran Kebencian yang Merusak Karir
Sumber: Shamia Casiano

Ujaran kebencian di media sosial bisa membuat Anda terancam dipecat. Hal ini terjadi pada seorang pegawai PT Adhi Karya bernama Pandu Wijaya yang mendapat surat peringatan III (SP3) karena menghina KH Mustofa Bisri atau Gus Mus di Twitter pada 2016 lalu. Komentar yang ditutup dengan sebutan kasar pada Gus Mus tersebut menjadi viral di dunia maya sampai diketahui petinggi perusahaan.

Belajar dari kasus Pandu, maka Anda juga perlu menjaga jari agar tidak menulis hal-hal yang menyinggung dan menyakiti orang lain atau kelompok yang berseberangan.

Menggunakan Bahasa Kasar

Saat membuat status atau meninggalkan komentar di media sosial, Anda harus bisa memilih kata dengan bijak. Seseorang yang suka menggunakan kata kasar di media sosial, mencerminkan sifat diri yang buruk.

Kalau sudah berhasil menahan mulut untuk tidak mengumpat, kini Anda juga harus menjaga jari agar tidak menulis dengan bahasa kasar. Perekrut atau atasan yang membaca status, komentar atau cuitan kasar akan menilai Anda sebagai orang yang tidak bisa mengendalikan diri.

Menyebarkan Hoax

Sebagai pengguna media sosial yang bijak, seharusnya Anda mempertimbangkan banyak hal sebelum membagi satu berita atau tulisan lainnya. Anda perlu mencari tahu kebenaran tentang postingan yang akan di-share.

Apabila terlalu banyak berbagi artikel yang ternyata hoax, maka Anda akan semakin jauh dengan pekerjaan impian dan karir yang cemerlang. Perekrut akan menganggap Anda sebagai orang yang tidak teliti dan teledor karena tidak melakukan cek dan ricek pada satu pekerjaan.

Baca Juga: Pahami Aturan Menggunakan Media Sosial di Dunia Kerja

Mengeluh tentang Pekerjaan

Semua orang pernah merasa jenuh dengan pekerjaan atau tertekan di bawah pimpinan atasan. Tapi, Anda sebaiknya tidak menulis keluhan tentang pekerjaan di media sosial. Jika keluhan Anda terbaca oleh manajer atau rekan kerja, maka hari-hari Anda di kantor akan semakin sulit.

Mungkin saja keluhan Anda akan membuat atasan menarik keputusannya untuk memberi promosi. Hal ini akan semakin buruk jika atasan tersinggung hingga menjegal karir Anda di masa depan.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next