Persiapan Asian Games 2018 Di Jakarta | Qerja

Sambut Asian Games 2018, Jakarta Banyak Berbenah

Riyan Sugandy, 1 week ago
Sambut Asian Games 2018, Jakarta Banyak Berbenah

Perhelatan olahraga terbesar di Asia siap digelar di Indonesia pada bulan Agusts 2018. Sebagai salah satu ajang olah raga yang terbesar setelah Olimpiade, tentunya keberhasilan Indonesia menjadi penyelenggara menjadi sebuah kebanggan tersendiri.

Tetapi, penyelenggaraan acara ini bukan tanpa kendala sama sekali. Berbagai penyediaan dan juga perbaikan fasilitas menjadi salah satu perhatian dari panitia acara Asian Games dan juga pemerintah Indonesia.

Sebagai kota penyelenggara, Jakarta rupanya harus banyak berbenah untuk mempercantik diri sebelum menyambut para. Apa saja yang dilakukan oleh kota Jakarta untuk menghadapi Asian Games 2018? Berikut ini rangkumannya.

Perluasan Sistem Ganjil Genap

asian games
Sumber : okezone.com

Tepat pada tanggal 1 Agustus 2018, perluasan kawasan ganjil genap semakin diperluas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini merupakan program dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi kepadatan di beberapa titik agar memperlancar arus lalu lintas kendaraan ketika event Asian Games 2018 dilaksanakan.

Tentu saja perluasan ini menjadi polemik tersendiri bagi para pekerja di Jakarta yang menggunakan kendaraan pribadi. Karena akses jalan yang bisa digunakan semakin berkurang dan jalan arteri menjadi sangat padat.

Selain perluasan sistem ganjil genap, jalan akses tol dalam kota juga menjadi berubah disebabkan adanya jadwal buka tutup gerbang tol dalam kota.

Baca Juga : Sistem Ganjil Genap Diperluas, Begini Cara Menyiasatinya

Peningkatan Infrastruktur dan Fasilitas Olahraga

asian games jakarta

Untuk bagian infrastruktur, fasilitas Wisma Atlit di daerah Kemayoran juga mendapatkan sorotan untuk kesiapan menampung para atlit dari negara-negara Asia. Proyek pembangunan Wisma Atlit ini dimulai pada tahun 2016 dan saat ini sudah bisa digunakan untuk menampung para atlit tersebut.

Wisma Atlit ini memiliki berbagai fasilitas lengkap layaknya skomplek apartemen seperti tempat parkir kendaraan, klinik, mini market, dan juga laundry. Hal ini cukup wajar mengingat proyek pembangunan Wisma Atlit ini menelan biaya hingga Rp3.6 triliun.

Selain pembangunan Wisma Atlit, Pemprov DKI Jakarta merobohkan beberapa Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di daerah Sudirman-Thamrin. Saat ini JPO di beberapa titik sudah diganti dengan Pedestrian Light Controlled Crossing  atau yang dikenal dengan istilah Pelican Crossing.

Penggantian ini dimaksudkan untuk mempercantik pemandangan di wilayah tersebut. Karena JPO yang ada saat ini dianggap menghalangi pemandangan terutama di wilayah Bundaran HI tempat beradanya Patung Selamat Datang yang sengaja dibangun pada tahun 1962 untuk menyambut para atlit pada masa tersebut.

Penggantian JPO menjadi Pelican Crossing ini memang tidak akan berlangsung permanen. Karena nantinya akan dibuat sistem penyebrangan dengan menggunakan sistem underpass sehingga tidak mengganggu lalu lintas kendaraan dan pemandangan di wilayah tersebut.

Sementara di wilayah Senayan, komplek  fasilitas olah raga sudah bisa kita saksikan di Istora Gelora Bung Karno. Venue ini nantinya akan digunakan sebagai salah satu stadion cabang olahraga sepak bola.

Peningkatan pencahayaan, kualitas lapangan serta kursi penonton menjadi salah satu aspek yang cukup diperhatikan. Selain sepak bola, venue ini juga akan digunakan untuk cabang olag raga akuatik dan beberapa cabang olah raga lainnya.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next