Perbandingan Uang Elektronik Dompet Elektronik | Qerja

Uang Elektronik Vs Dompet Elektronik, Mana yang Akan Anda Pilih?

Eka Utami, 2 years ago
Uang Elektronik Vs Dompet Elektronik, Mana yang Akan Anda Pilih?

Saat ini, penggunaan uang elektronik dan dompet elektronik untuk transaksi non-tunai semakin berkembang. Hal ini karena kemudahan dan kepraktisan transaksi yang ditawarkan penyedia layanan uang elektronik dan dompet elektronik. Selain itu, pemerintah juga mendorong masyarakat menggunakan uang elektronik untuk membayar penggunaan sejumlah fasilitas umum.

Namun, hingga hari ini masih ada orang yang belum memahami betul tentang uang elektronik dan dompet elektronik. Atau, sebagian dari mereka hanya memakai uang elektronik, tapi tidak mau mencoba mencari tahu tentang kemudahan yang juga ditawarkan dompet elektronik. Berikut beberapa perbandingan antara uang elektronik dan dompet elektronik.

Basis Chip vs Basis Server

Uang elektronik berbasis chip menggunakan chip yang ditanam di kartu. Penggunaan uang elektronik tidak perlu dukungan konektivitas jaringan internet ke server.

Dompet elektronik berbasis server. Untuk menggunakan dompet elektronik, Anda memerlukan perangkat seperti komputer, tablet atau ponsel pintar. Jika ingin melakukan transaksi dengan dompet elektronik, seperti transfer uang atau pembayaran, maka gadget perlu tersambung dengan server penerbit melalui jaringan internet.

Cara Penggunaan

Belanja online dengan uang elektronik

Uang elektronik memang lebih populer di kalangan masyarakat. Kartu uang elektronik lainnya bisa digunakan untuk berbagai transaksi non-tunai sehari-hari. Mulai dari belanja di supermarket, membayar tiket transportasi publik, transaksi di pintu tol, membayar makan di restoran, hingga pembelian tiket rekreasi di tempat hiburan.

Sementara penggunaan dompet elektronik masih terbatas karena penggunanya harus memakai layanan utama dari operator penerbit e-wallet. Kebanyakan orang hanya menggunakan untuk belanja online atau transaksi pembelia offline di gerai tertentu. Namun, dompet elektronik juga bisa digunakan untuk membeli token listrik, tagihan asuransi, TV berbayar, dan sebagainya. Bahkan
Namun, ada fasilitas transaksi pada e-wallet yang tidak ditemukan pada e-money berbasis kartu, antara lain pembayaran token listrik, tagihan BPJS, tagihan TV berbayar, dan sebagainya.

Baca Juga: Lima Keuntungan Menggunakan Teknologi Digital Payment

Saldo

Pada 2018, Bank Indonesia merevisi batas saldo maksimal pada uang elektronik yang tidak tercatat data serta identitas penggunanya. Sebelumnya, pengguna e-money hanya bisa mengisi saldo maksimal Rp 1 juta, kini jumlahnya ditambah menjadi Rp 2 juta. Hal ini dilakukan agar pengguna e-money bisa leluasa menggunakan kartunya tanpa harus berhenti sejenak untuk menambah saldo.

Sementara saldo maksimal untuk dompet elektronik mencapai Rp 10 juta. Mengingat alat pembayaran ini juga bisa digunakan untuk melunasi berbagai tagihan bulanan yang nilainya besar.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next