Mengenal ORI, investasi aman dari Pemerinta | Qerja

Mengenal ORI, Pilihan Investasi dari Pemerintah Indonesia

Eka Utami, 2 years ago
Mengenal ORI, Pilihan Investasi dari Pemerintah Indonesia

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) adalah salah satu jenis surat utang negara yang diterbitkan pemerintah Indonesia. ORI dijual kepada individu yang merupakan Warga Negara Indonesia melalui agen penjual pada pasar perdana. Dana yang terkumpul dari penerbitan ORI digunakan untuk membiayai kegiatan produktif pemerintah.

ORI merupakan salah satu alternatif investasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk pegawai kantoran. Investasi yang ditawarkan pemerintah ini terbilang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan. Berikut beberapa informasi yang  mengenai ORI.

Karakteristik ORI

ORI adalah instrumen investasi yang dapat diperjualbelikan tanpa sertifikat, namun tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) atas nama Investor. Kupon ORI ditawarkan dengan tingkat bunga yang tetap sampai jatuh tempo. Kupon dibayar setiap bulan pada tanggal yang telah ditentukan.

Tenor ORI yang sudah diterbitkan rata-rata berjangka waktu 3-4 tahun. Jika perlu dana, Anda bisa menjual ORI sebelum jatuh tempo di pasar sekunder. Anda berpotensi memperoleh keuntungan (capital gain).

Keuntungan ORI

ORI yang diterbitkan pemerintah Indonesia dijamin oleh negara. Dengan begitu, investor bisa lebih tenang karena terhindar dari risiko gagal bayar. Kupon dan Pokok ORI pun dijamin Undang Undang.

Selain itu, imbal hasil yang bisa diperoleh investor ORI lebih tinggi daripada deposito. Jika bunga deposito hanya sekitar 4,5 persen setahun, kupon ORI yang pernah diterbitkan pemerintah yang terendah sebesar 5,85 persen, dan tertinggi sempat mencapai 12 persen. Pada tahun 2018 pemerintah menerbitkan ORI015  dengan kupon 8,25 persen.

Baca Juga: Pilihan Produk Investasi Mudah Bagi Pekerja Pemula

Risiko Investasi ORI

Investasi pada ORI tetap mengandung risiko. Potensi kerugian investasi bisa terjadi jika investor menjual ORI di pasar sekunder ketika suku bunga acuan naik dan harga ORI lebih rendah dibandingkan saat pembelian perdana. Hal ini bisa dihindari jika investor tetap bertahan memegang ORI higga jatuh tempo.

Selain itu, ORI juga mengandung risiko likuiditas. Memang, ORI bisa dijual di pasar sekunder ketika investor membutuhkan dana tunai. Namun, pemilik ORI dapat mengalami kesulitan menjual ORI pada tingkat harga yang wajar.

Tipe Investor ORI

Jika dilihat dari karakteristiknya, ORI adalah instrumen investasi yang aman karena dijamin pemerintah. Investasi jenis ini cocok buat investor konservatif.

Investor konservatif yang tidak suka mengambil risiko dan ingin melindungi nilai pokok investasi dianjurkan untuk mengalokasikan dananya pada instrumen seperti ORI, sukuk, atau reksadana pendapatan tetap.

Cara Membeli ORI

Pembelian ORI dari pasar pertama dilakukan selama masa penawaran tertentu. Calon investor mesti mencermati jadwal penerbitan ORI. Pada 2018, pemerintah menawarkan ORI015 mulai tanggal 4-25 Oktober 2018. Pembelian ORI di pasar pedana harus melalui agen penjual yang ditunjuk pemerintah, bisa bank umum atau perusahaan efek.

Untuk membeli ORI, Anda bisa melakukan pemesanan dengan pembelian minimal Rp 1 juta dan maksimal Rp 3 miliar. Anda hanya perlu mendatangi agen penjual ORI dengan membawa persyaratan berupa Kartu Tanda Penduduk yang menyatakan kebenaran sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Kemudian, Anda mesti punya rekening tabungan bank yang dipilih dan rekening surat berharga.

Setelah mengenal ORI, apakah Anda tertarik untuk memulai investasi pada instrumen ini? –Qerja

Baca Juga: Pilihan Instrumen Investasi untuk Generasi Millennial



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next