Jenjang Karir dan Pangkat Di Kepolisian | Qerja

Ingin Jadi Polisi? Pahami Dulu Jenjang Karir Profesi ini

Eka Utami, 1 year ago
Ingin Jadi Polisi? Pahami Dulu Jenjang Karir Profesi ini

Polisi adalah salah satu profesi yang diidamkan banyak orang. Bagaimana tidak? Di mata orang awam, polisi adalah pekerjaan yang mulia karena melaukan berbagai tugas penting seperti menjaga lalu lintas, hingga menangkap orang jahat. Selain itu, seragam coklat membuat seorang polisi tampak gagah dan keren.

Jika ingin menjadi polisi, seseorang harus memahami bagaimana perjalanan yang harus ditempuh. Seorang calon polisi mesti mengikuti pendidikan Tamtama, atau Bintara atau Akademi Kepolisian. Para calon polisi akan ditempa dan digembleng untuk menjadi pengayom masyarakat yang tangguh.

Selain itu, sebelum memutuskan menjadi pengayom masyarakat, ada baiknya Anda mengetahui jenjang karir di kepolisian. Dengan begitu, Anda bisa menentukan jalur karir di kepolisian, pendidikan yang harus dijalani buat naik pangkat, target yang harus dicapai, prestasi yang harus ditempuh, dan sebagainya.

Bintara

Polisi dibagi dalam dua bagian. Golongan pertama adalah Bintara yang menjadi pelaksana tugas-tugas kepolisian.

Untuk menjadi bintara polisi, seseorang harus seseorang harus mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN). Pendaftar yang ingin masuk SPN mesti memenuhi syarat minimal yaitu usia 17 tahun, telah lulus dari Sekolah Menengah Atas atau sederajat, dan mengikuti serangkaian tes.

Setelah menjalani pendidikan di SPN, seseorang bisa menjadi anggota polisi dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda). Prinsip penempatan kerja Bintara adalah “local boy for local job” atau orang lokal mengerjakan tugas lokal, jadi tidak akan ditempatkan jauh dari domisili.

Perjalanan karir seorang Bripda biasanya dilalui selama 4 tahun, untuk kemudian bisa naik pangkat menjadi Brigadir Polisi Satu (Briptu). Briptu juga perlu menjalani karir selama 4 tahun untuk menjadi Brigadir. Setelah 4 tahun berdinas menjadi Brigadir, seseorang bisa diangkat menjadi Brigadir Kepala (Bripka).

Seorang Bripka mesti menjalankan tugasnya setidaknya selama 5 tahun sebelum akhirnya bisa diangkat menjadi Bintara tinggi dengan pangkat Ajun Inspektur Dua (Aipda). Sementara Aipda harus melalui waktu setidaknya dua tahun sebelum menyandang pangkat tertinggi dalam golongan Bintara: Ajun Inspektur Satu (Aiptu).

Ingin Jadi Polisi? Pahami Dulu Jenjang Karir Profesi ini
Sumber: Polri.go.id

Baca Juga: Empat Fakta Tentang Karir Sebagai Polisi

Perwira

Perwira polisi bertugas dari belakang meja. Para Perwira menjalankan peran manajerial untuk mengatur dan mengendalikan tugas yang dilaksanakan golongan Bintara.

Masyarakat umum yang ingin langsung menjadi Perwira polisi mesti menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian selama 3,5 tahun untuk mendapat gelar setara D3. Selain itu, Bintara Muda berpangkat Briptu juga bisa mengikuti pendidikan di Akpol untuk menjadi Perwira. Setelah lulus Akpol, mereka akan mendapat pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) yang akan ditempatkan di bidang operasional dan administrasi di seluruh wilayah Indonesia.

Jalur pendidikan Perwira polisi lainnya adalah melalui Sekolah Inspektur Polisi (SIP) yang hanya bisa diikuti Bintara senior berpangkat Aipda atau Aiptu. Mereka mesti menempuh pendidikan selama 6 bulan untuk menjadi perwira berpangkat Ipda yang ditempatkan di bagian operasional dan administrasi. Sementara itu, ada juga Sekolah Alih Golongan (SAG) bisa dikuti Bintara senior selama 1 bulan untuk kemudian bisa mendapat pangkat Ipda dan ditempatkan di bagian administrasi. Perwira lulusan SIP dan SAG ditempatakan tidak jauh dari tempat pendaftaran.

Karir Perwira pertama di kepolisian dimulai dari pangkat Ipda. Seseorang berpangkat Ipda mesti menjalani karir setidaknya selama 3 tahun untuk kemudian bisa menjadi Inspektur Polisi Satu (Iptu). Sementara seorang Iptu mesti menghabiskan waktu 6 tahun untuk bisa diangkat menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP).

AKP harus melalui waktu dua tahun  untuk bisa melangkah menjadi Perwira Menengah berpangkat Komisaris Polisi. Pada golognan Perwira Menengah, pangkat di atas Kompol adaah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan Komisaris Besar (Kombes). Sementara Perwira Tinggi Kepolisian dimulai dari pangkat Brigadir Jenderal Polisi (BRIGJEN), Inspektur Jenderal Polisi (IRJEN), Komisaris Jenderal Polisi (KOMJEN), dan Jenderal Polisi

Masa dinas untuk naik pangkat yang disebutkan di atas tidak pakem. Seseorang bisa naik pangkat dalam waktu relatif cepat atau lambat tergantung prestasi dan pelanggaran yang dilakukan.Mulai pangkat di atas Kompol hingga Jenderal, kenaikan pangkat disesuaikan dengan pendidikan, prestasi, jabatan dan hasil assessment.

Dengan memahami urutan kepolisian, Anda bisa menentukan jalur karir yang ingin dijalani. Anda juga bisa memilih jika ingin menjadi polisi yang ditempatkan di wilayah sekitar domisili atau polisi yang siap ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia dan mencapai posisi puncak di kepolisian. –Qerja

Baca Juga: Belajar dari Kasus First Travel: Melaporkan Tindakan Kriminal di Tempat Kerja



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next