Pendaftaran Calon Tentara 2019 Sudah Dibuka | Qerja

Pendaftaran Calon Tamtama Hingga Perwira TNI AD Tahun 2019 Sudah Dibuka. Cek Persyaratannya!

Eka Utami, 7 months ago
Pendaftaran Calon Tamtama Hingga Perwira TNI AD Tahun 2019 Sudah Dibuka. Cek Persyaratannya!

Bagi Anda yang bercita-cita menjadi tentara sejak kecil, maka sekarang adalah saat yang tepat untuk mewujudkannya. Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang membuka pendaftaran untuk Calon Tamtama, Bintara, Taruna Akademi Militer, hingga Perwira Prajurit Karir sejak awal 2019.

Persyaratan umum yang ditetapkan TNI antara lain Warga Negara Indonesia, tidak memiliki catatan kriminalitas, sehat jasmani dan rohani. Sementara syarat fisik yang diharuskan adalah laki-laki dengan tinggi minimal 163 sentimeter, dan perempuan dengan tinggi badan minimal 157 sentimeter. Selebihnya, ada persyaratan khusus yang ditetapkan untuk setiap golongan.

Calon Tamtama TNI AD

Karir kemiliteran Anda bisa dimulai dari golongan Tamtama dengan mendaftar menjadi prajurit Tamtama TNI AD Gelombang I – Tahun Ajaran 2019. Pendaftaran bisa dilakukan secara online  melalui website resmi TNI http://rekrutmen-tni.mil.id mulai 1 Januari 2019.

Pendidikan Calon Tamtama dikhususkan hanya untuk laki-laki. Syarat untuk menjadi Calon Tamtama TNI AD tidak terlalu sulit. Hanya dengan berbekal ijazah Sekolah Menengah Pertama dan Kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif, Anda sudah boleh mendaftar.

Selain itu, pendaftar harus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan pertama sampai dengan dua tahun setelah selesai pendidikan pertama. Persyaratan Calon Tamtama selengkapnya bisa dicek di sini

Tamtama memang golongan paling rendah dalam karir kepangkatan militer. Setelah lulus pendidikan Tamtama, maka bisa mendapat pangkat Prajurit Dua (Prada). Seorang prajurit diharapkan bisa menjalankan tugas dari atasan dengan sebaik-baiknya. Dan, Tamtama harus siap sedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Calon Bintara TNI AD

TNI Buka Pendaftaran untuk Calon Tamtama Hingga Perwira. Daftar Sekarang!
Sumber: Pixabay

Pendaftaran Calon Bintara TNI AD tahun ajaran 2019 dimulai sejak tanggal 1 Januari 2019. Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui website penerimaan prajurit TNI di situs http://rekrutmen-tni.mil.id. Pendidikan ini bisa diikuti laki-laki maupun perempuan.

Persyaratan yang diperlukan jika ingin menjadi Calon Bintara, Anda harus berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 30 September 2019. Selain itu, Anda mesti mengantongi ijazah Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat dengan nilai rata-rata ujian nasional tertentu yang disesuaikan dengan tahun kelulusan. Permintaan nilai kelulusan untuk Calon Bintara tidak terlalu memberatkan, sebagai contoh, syarat nilai ujian nasional untuk lulusan SMA/sederajat tahun 2018 yang diminta minimal 39.

Selain itu, Calon Bintara diminta untuk fokus menjalani pendidikan dan tugas-tugas pertamanya. Sehingga TNI AD menetapkan salah satu persyaratan untuk Calon Bintara belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan dua tahun setelah selesai pendidikan pertama. Persyaratan calon Bintara lebih lengkap bisa dibaca di http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/Bintara-ad

Setelah lulus dari pendidikan kelak, Bintara akan mendapat pangkat pertama yaitu Serda. Jika tidak pernah melakukan kesalahan fatal atau terlibat kasus, maka Bintara bisa naik pangkat setiap empat tahun sekali. Pada ujung karirnya, Bintara bisa saja pensiun sebagai Perwira Pertama dengan pangkat Kapten. Tetapi, bila berhasil menorehkan prestasi cemerlang, maka dapat menjadi Perwira Menengah berpangkat Mayor atau Letnan Kolonel.

Baca Juga: Mengenal Pangkat Militer dan Jabatan dalam TNI. Ada Apa Saja?

Calon Taruna Akmil

TNI Buka Pendaftaran untuk Calon Tamtama Hingga Perwira. Daftar Sekarang!
Sumber: ad.rekrutmen-tni.mil.id

Selain membuka pendaftaran untuk Calon Tamtama dan Bintara, TNI AD juga merekrut Calon Taruna Akmil Tahun Ajaran 2019. Bagi yang berminat mengikuti pendidikan Akmil, bisa mendaftar secara online di website resmi TNI http://rekrutmen-tni.mil.id mulai 1 Januari 2019 s.d. 14 April 2019. Rekrutmen Taruna Akmil ini khusus laki-laki.

Persyaratan khusus yang diminta TNI untuk Calon Taruna Akmil adalah berusia 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2019. Selain itu, Anda mesti memiliki ijazah SMA atau MA jurusan IPA. Nilai Ujian Akhir Nasional yang dipatok untuk calon Taruna Akmil pun lebih tinggi. Misalnya, untuk calon Taruna yang lulus SMA pada 2018, diharuskan punya nilai Ujian Akhir Nasional minimal 46.

TNI AD juga mencantumkan syarat bagi Calon Taruna Akmil agar bersedia tidak kawin selama pendidikan pertama sampai dengan satu tahun setelah pendidikan pertama. Selanjutnya, syarat calon Taruna Akmil yang lebih lengkap bisa dicek di http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/Taruna-akmil.

Persyaratan Calon Taruna Akmil memang terbilang lebih berat daripada golongan lainnya. Hal ini karena seseorang lulusan Akmil disiapkan menjadi Perwira Pertama dan setelah lulus akan langsung mendapat pangkat Letnan Dua (Letda). Seorang lulusan Akmil yang menjalani karir tanpa terlibat masalah dan tidak mencetak prestasi mencolok bisa mencapai pangkat Kolonel saat pensiun. Tetapi, apabila lulusan Akmil mampu berprestasi, maka tidak menutup kemungkinan menjadi Jenderal di puncak karirnya.

Calon Perwira Prajurit Karir TNI Khusus Tenaga Kesehatan

Bagi masyarakat umum dengan latar belakang pendidikan bidang kesehatan juga punya kesempatan menjadi Perwira TNI. Mabes TNI telah membuka pendaftaran bagi tenaga kesehatan yang ingin bergabung dengan TNI. Pendaftaran bisa dilakukan secara online di situs http://rekrutmen-tni.mil.id sejak tanggal 3 Januari s.d. 28 Februari 2019. Persyaratan usia yang ditetapkan untuk calon Perwira Prajurit Karir adalah lulusan D3 maksimal 26 tahun, lulusan S1 dengan usia maksimal 30 tahun, dan pemegang ijazah S1 profesi berusia maksimal 32 tahun.

Syarat nilai yang diminta untuk pendaftar yang lulus dari jurusan selain kedokteran dari Universitas terakreditasi A adalah IPK minimal 2,80 untuk lulusan S1 dan S1 profesi, dan IPK 2,70 untuk yang berijazah D3. Adapun Calon Perwira Prajurit Karir TNI yang berasal dari jurusan selain kedokteran di Universitas terakreditasi B, harus memiliki IPK minimal 3,00 buat S1 dan S1 Profesi, dan IPK minimal 2,90 untuk lulusan D3.

Selain itu, syarat buat pendaftar yang berasal dari jurusan Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi harus memiliki ijazah S1 profesi dan telah lulus Uji Kompetensi Dokter. Sementara lulusan dari perguruan Tinggi binaan Kemeterian pertahanan atau TNI mesti mengantongi nilai IPK minimal 2,80 untuk lulusan S1 dan S1 Profesi, serta IPK minimal 2,70 bagi yang berijazah D3.

Calon Perwira Prajurit Karir TNI biasanya sudah memasuki usia yang matang untuk menikah. Maka TNI menetapkan syarat buat pendaftar belum  pernah  menikah  dan  sanggup tidak menikah   selama  mengikuti  pendidikan. Sementara pendaftar yang berprofesi   sebagai dokter   diperbolehkan berstatus menikah. Namun, dokter  wanita  diminta secara khusus  belum mempunyai anak dan sanggup tidak  mempunyai  anak atau hamil  selama  menjalani pendidikan. Jika ingin melihat persyaratan lengkap, bisa dicek di http://rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/pa-pk.

Setelah lolos seleksi persyaratan pendaftaran administrasi, Anda harus mempersiapkan diri untuk mengikuti serangkaian tes. Beberapa pengujian seperti kesehatan, jasmani, mental ideologi, dan akademik. Dengan persiapan yang matang, Anda bisa lolos menjadi calon prajurit TNI. Semoga sukses! –Qerja

Baca Juga: 4 Fakta yang Perlu Diketahui Sebelum Berkarir Jadi Tentara



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next