Pemerintah Buka Lowongan Pegawai Kontrak 2019 | Qerja

Pemerintah Akan Buka Lowongan Pegawai Kontrak, Seperti Apa Mekanismenya?

Riyan Sugandy, 6 months ago
Pemerintah Akan Buka Lowongan Pegawai Kontrak, Seperti Apa Mekanismenya?

Setelah membuka lowongan CPNS di tahun 2018, Pemerintah berencana untuk membuka lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2019. Lowongan ini rencananya akan dibuka pada pada awal Februari 2019 dan terbuka bagi siapapun yang ingin mendaftar.

Seperti apa sebenarnya mekanisme dari pembukaan lowongan PPPK tahun 2019 ini? Lihat informasinya di artikel ini.

Buka 75 Ribu Lowongan

Berdasarkan kepada Peraturan Pemerintah no. 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja, tahun 2019 ini Pemerintah akan mulai melaksanakan rekrutmen tersebut sesuai kebutuhan. Dengan adanya kesempatan ini diharapkan nantinya tidak ada lagi penerimaan pegawai dengan sistem honorer yang selama ini dilakukan oleh instansi pemerintah.

Rencananya di tahun 2019 ini akan dibuka sebanyak 75 ribu lowongan PPPK untuk berbagai instansi dan juga Pemerintah Daerah di Indonesia. Penerimaan lowongan ini akan mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2019. Untuk mekanismenya sendiri tidak jauh dengan mekanisme penerimaan CPNS pada tahun 2018 lalu.

Untuk penerimaan lowongan PPPK di tahun ini akan lebih diprioritaskan kepada guru-guru honorer yang tidak lolos penerimaan CPNS karena faktor usia. Hal ini seperti diterangkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin, “Tetap guru honorer karena guru honorer banyak tidak ikut CPNS karena umurnya sudah lewat, karena PPPK tidak mensyaratkan umur,” paparnya seperti dikutip dari detik.com (14/1/2019).

Baca juga : Ramai-Ramai Daftar Jadi PNS, Berapa Gaji CPNS Saat Ini?

Apa Saja Benefit Yang Diterima Oleh Pegawai PPPK?

Dengan adanya program PPPK, muncul pertanyaan apa perbedaan antara PNS dengan Pegawai PPPK ini? Secara benefit sebenarnya tidak ada bedanya antara PNS dengan Pegawai PPPK.

Setiap pegawai PPPK akan mendapatkan upah dan sistem penggajian yang sama dengan PNS tetap. Besaran gaji dan tunjangan yang diberikan besarannya akan disesuaikan dengan jabatan dan beban kerja dari masnig-masing PPPK.

Selain itu, pegawai PPPK juga mendapatkan cuti yang sama dengan PNS yaitu cuti sakit, cuti hamil, cuti tahunan dan juga cuti bersama. Ketentuan cuti ini juga disesuaikan dengan undang-undang yang sama yang mengatur PNS.

Pegawai PPPK juga mendapatkan berbagai jaminan yang diterima oleh PNS yang ditanggung oleh Pemerintah. Jaminan tenaga kerja tersebut diantaranya jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan hukum.

Bila dalam masalah benefit tidak ada perbedaan, maka akan sedikit berbeda antara masa kerja pegawai PPPK dengan PNS tetap. Masa kerja minimal seorang pegawai PPPK adalah satu tahun, sementara masa kerja maksimal lima. Masa kerja ini dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dan juga penilaian dari pegawai yang bersangkutan.

Usia minimum untuk melamar menjadi seorang PPPK yaitu pada usia 20 tahun. Sementara usia maksimum untuk melamar adalah 1 tahun sebelum masa pensiun untuk posisi yang dilamar. Jadi, bila Anda melamar untuk posisi guru, maka usia maksimum untuk melamar di posisi ini di usia 59 tahun.

Bagaimana Cara Melamar menjadi Pegawai PPPK?

Untuk melamar menjadi seorang pegawai PPPK tidak jauh berbeda dengan melamar menjadi CPNS. Bahkan tata caranya pun tetap sama dengan menggunakan satu pintu.

Calon pegawai harus melamar melalui BKN dan mengisi persyaratan yang diberikan oleh instansi yang membuka lamaran. Setelah itu calon pegawai harus melewati berbagai tes seperti tes seleksi kebangsaan, kemampuan bidang dan sebagainya.

Nah, buat Qolega yang ingin mengikuti penerimaan pegawai ini, silahkan menunggu hingga pengumuman resmi dari Pemerintah. Jangan lupa siapkan berbagai persyaratan yang mungkin diperlukan nantinya ya. -Qerja

Baca Juga : Ingin Lolos Tes CPNS? Persiapan Hal-Hal Berikut Sebelum Terlambat!



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next