Mengenal Investasi Reksadana Online Untuk Pemula | Qerja

Mengenal Investasi Reksadana Online Untuk Pemula

Eka Utami, 5 months ago
Mengenal Investasi Reksadana Online Untuk Pemula

Hari ini, semakin banyak orang yang menyadari pentingnya investasi. Penyedia layanan investasi juga mencari inovasi baru agar bisa mempermudah calon nasabah untuk menanamkan modal. Salah satu caranya dengan membuka kesempatan untuk membeli reksadana secara online.

Lalu, pertanyaan berikutnya yang timbul adalah bagaimana dengan keamanan uang yang kita investasikan? Maka, sebelum  benar-benar menaruh dana, Anda harus tahu tentang serba-serbi reksadana online berikut ini.

Agen Penjual Hanya Perantara

Sebenarnya, agen penjual reksadana online hanya perantara antara investor dengan manajemen investasi dan bank kustodian. Jika membeli reksadana online, maka uang Anda akan langsung masuk ke rekening dari reksadana yang diambil, dan administrasinya dikelola bank kustodian.

Lebih lanjut, Agen Penjual Efek Reksa Dana pun bisa bekerja sama dengan pihak lain untuk menjangkau pasar yang lebih besar. Sebagai contoh Bareksa sebagai agen penjual yang melakukan kerjasama dengan Bukalapak sehingga bisa “membuka gerai” di penyedia layanan e-commerce tersebut. Selain itu, Bareksa juga sudah menjual reksadana untuk pengguna DOKU.

Aman

Mengenal Investasi Reksadana Online
Sumber: Pixabay

Proses transaksi reksadana secara online melalui agen dan e-commerce sudah diawasi Otoritas Jasa Keuangan. OJK justru menggandeng pelaku e commerce untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Dengan begitu, calon investor bisa memilih cara menanamkan dana yang benar dan tidak tertipu investasi bodong.

Meski keamanan reksadana online sudah terjamin, Anda harus memerhatikan situs penjual dan berhati-hati saat memasukkan data pribadi. Situs investasi reksadana online yang aman memiliki tanda gembok di bagian kiri atas. Selain itu, perhatikan penggunaan komputer dan akses jaringan agar data pribadi selalu terlindungi. Sebaiknya Anda tidak menggunakan komputer umum saat mengakses dan berinvestasi, serta hindari jaringan WIFI di tempat publik untuk keperluan transaksi.

Baca Juga: Pilihan Produk Investasi Mudah Bagi Pekerja Pemula

Proses Lebih Cepat

Asal tahu saja, untuk menjadi nasabah reksadana, Anda perlu menunggu proses di bank kustodian selama 2-3 hari. Sementara, produk reksadana khusus yang disiapkan di penyedia layanan e-commerce memungkinkan Anda menjadi nasabah maksimal satu hari setelah transaksi.

Proses pendaftaran nasabah reksadana online pun terbilang mudah. Anda hanya perlu membuat akun, mengisi data diri yang diminta, kemudian menunggu persetujuan untuk proses transaksi. Pemberitahuan persetujuan akan dikirim melalui email Anda. Setelah itu, Anda bisa mulai membeli reksadana.

Batas Nominal Investasi Kecil

Mengenal Investasi Reksadana Online
Sumber: Tookapic

Sebagaimana kita tahu, batas pembelian reksadana umum minimal Rp 100 ribu. Tetapi, jika membeli reksadana secara online melalui penyelenggara layanan e-commerce, Anda bisa memulai dari Rp 10 ribu saja.

Dengan penawaran nominal investasi yang kecil, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi. Para penyedia layanan pembelian investasi online berharap, hal ini bisa menarik minat masyarakat untuk mulai mempelajari reksadana. Pada akhirnya,  semakin banyak orang yang berinvestasi melalui kanal digital.

Isu keamanan biasanya menjadi masalah utama yang menghalangi seseorang membeli reksadana online. Dengan mengetahui fakta-fakta di atas, Anda bisa memantapkan diri untuk mulai berivestasi dengan cara yang benar. –Qerja

Baca Juga: Pilihan Instrumen Investasi Terbaik Tahun 2019 Bagi Pegawai



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next