Aturan Baru Masa Persiapan Pensiun PNS | Qerja

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Masa Persiapan Pensiun PNS. Seperti Apa Aturannya?

Riyan Sugandy, 5 months ago
Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Masa Persiapan Pensiun PNS. Seperti Apa Aturannya?

Menjadi PNS masih menjadi cita-cita banyak pekerja dan juga fresh graduate di Indonesia. Selain karena pekerjaannya yang stabil, jaminan pendapatan serta fasilitas dari Pemerintah menjadi alasan utama mengapa menjadi PNS masih diminati.

Jaminan pensiun yang diberikan oleh Pemerintah kepada PNS juga salah satu daya tarik yang cukup besar. Di tahun ini Pemerintah memberikan kebijakan terbaru mengenai program pensiun bagi PNS. Seperti apa kebijakannya? Simak di artikel berikut ini.

Peraturan Terbaru Masa Persiapan Pensiun 2019

Seperti dilansir dari kompas.com (25/04.2019), Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan aturan mengenai masa persiapan pensiun (MPP) bagi Pegawai Negeri Sipil ( PNS) yang akan mencapai batas usia pensiun. Aturan tersebut tertuang melalui Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2019 tentang Tata Cara Masa Pensiun.

Disebutkan, MPP bagi para PNS ini dapat diberikan maksimal dalam jangka waktu satu tahun dan dibebastugaskan dari jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini merupakan bentuk kebijakan teknis dari Pasal 350 Ayat 5 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, yang mengakomodasi waktu persiapan jelang pensiun secara produktif.

Tata cara mengajukan permohonan masa persiapan pensiun ini diajukan paling lambat satu bulan sebelum menjalani MPP yang disampaikan secara tertulis kepada Presiden melalui Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Utama, Madya, dan Fungsional Ahli Utama. Selain ketiga jabatan di atas, pengajuan dapat disampaikan melalui PPK Instansi.

Syarat Pengajuan Masa Persiapan Pensiun

Untuk pengajuan Masa Persiapan Pesiun, ada empat syarat pengajuan masa persiapan pensiun sesuai Pasal 6 dalam Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2019, yaitu:

  1. PNS yang bersangkutan tidak sedang menjalani proses pemeriksaan hukuman disiplin
  2. PNS yang bersangkutan tidak sedang dalam proses peradilan dengan dugaan tindak pidana kejahatan
  3. PNS yang bersangkutan menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawab jabatannya
  4. Tidak terdapat kepentingan dinas mendesak yang harus dilaksanakan “

Keempat syarat tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan PPK untuk memberikan persetujuan atau penolakan terhadap ASN yang akan BUP (Batas Usia Pensiun) dan mengajukan MPP.

Selama menjalani MPP, ASN mendapatkan uang MPP dengan besaran satu kali penghasilan PNS terakhir diterima. Penghasilan itu meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan pangan hingga ditetapkannya PP yang mengatur mengenai gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS berdasarkan Undang-Undang ASN.

Saat  menjalani masa MPP, ASN juga wajib memenuhi panggilan kedinasan, menyampaikan informasi terkait kedinasan, atau masuk kerja apabila diperlukan. Aturan MPP tidak berlaku bagi PNS yang sebelumnya menduduki jabatan pimpinan tinggi, jabatan fungsional ahli madya atau jabatan fungsional ahli utama yang diberhentikan dari jabatannya dan berusia lebih dari 58 tahun.

Dengan Peraturan Pensiun Pekerja Swasta?

Untuk peraturan pensiun pekerja swasta memang tidak diatur secara khusus oleh Pemerintah. Hanya saja yang bisa dijadikan patokan saat ini adalah berdasarkan UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan pasal 154 butir C. Dalam peraturan tersebut disebutkan Pengusaha wajib memberhentikan Pekerja jika sudah memasukin usia pensiun yang sudah ditentukan dalam perjanjian kerja.

Dari peraturan ini bisa disimpulkan bahwa peraturan pensiun pekerja swasta disesuaikan dengan perjanjian kerja masing-masing perusahaan. Termasuk di dalamnya juga mengatur mengenai mekanisme dan juga pembayaran dana pensiun yang ada digunakan oleh perusahaan.

Jika perusahaan Anda tidak menyediakan program dana pensiun karyawannya maka Anda bisa memanfaatkan program dana pensiun dari  lembaga keuangan.

Dengan menggunakan dana pensiun lembaga keuangan, Anda masih bisa mendapatkan dana pensiun walaupun bukan berasal dari perusahaan Anda.-Qerja

Baca Juga : Strategi Menyiapkan Dana Pensiun Mulai Usia 30-an



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next