Ibadah dan Amalan di Sela Jam Kerja Bulan Puasa | Qerja

Ibadah dan Amalan di Sela Jam Kerja Selama Bulan Puasa

Eka Utami, 7 months ago
Ibadah dan Amalan di Sela Jam Kerja Selama Bulan Puasa

Bulan puasa adalah bulan penuh berkah di mana kita bisa mendulang pahala sebanyak mungkin. Untuk itu, kita bisa memperbanyak ibadah dan amalan baik yang sifatnya sunah.

Ibadah dan amalan baik bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, bahkan di sela jam kerja. Berikut beberapa ibadah dan amalan yang bisa Anda lakukan.

Shalat Dhuha

Setiap kantor yang beroperasi di Indonesia pasti sudah menyediakan waktu istirahat, salat, makan siang agar karyawan yang beragama Islam bisa menunaikan salat dzuhur. Selain itu, perusahaan juga mengizinkan pegawai memenuhi kewajiban salat ashar di sela jam kerja sore hari secara bergantian. Tapi, di luar salat wajib, sebagian umat Islam juga ada yang menjalankan salat sunah dhuha secara rutin.

Pada Bulan Ramadan seperti ini, umat muslim berlomba untuk mendapatkan pahala sebanyak mungkin, salah satunya dengan lebih rajin salat dhuha. Tetapi, karyawan juga harus memperhatikan waktu menjalankan ibadah sunah ini agar tidak mengganggu pekerjaan yang sifatnya wajib.

Waktu dhuha terbentang antara 12 menit setelah matahari terbit sampai 10 menit sebelum dzuhur. Jadi, karyawan bisa berangkat ke kantor lebih awal agar dapat mengerjakan salat dhuha pada pagi hari sebelum jam kerja dimulai.

Tadaru Al-Qur’an

Waktu istirahat kerja di Bulan Ramadan biasanya dipotong menjadi setengah jam saja. Toh, karyawan hanya perlu waktu rehat sejenak dan menunaikan salat dzuhur, tanpa makan siang. Meski jam istirahat hanya sebentar, sebagian orang akan memanfaatkan waktu rehat ini untuk mengaji demi mengejar pahala di bulan suci.

Apalagi buat mereka yang punya target khatam Al Quran dalam waktu sebulan. Membaca Al Quran di Bulan Ramadan memang akan memberikan banyak manfaat. Hati dan pikiran Anda akan lebih tenang. Selain itu, pahala mengaji pada bulan suci berlipat ganda.

Baca Juga: Tujuh Manfaat Ibadah Puasa Bagi Tubuh

Dzikir

Jika tak punya banyak waktu ibadah di sela jam kerja, Anda bisa menunaikan salat wajib dan berzikir sesudahnya. Jadi, seusai salam, jangan buru-buru meninggalkan musala. Ketika Anda melakukan amalan baik dengan selalu mengucapkan puja-puji kepada Allah secara berulang, maka pikiran akan lebih tenang dan hati tentram sehingga akan lebih mudah bekerja.

Pada bulan puasa ini, Anda juga bisa mulai membiasakan diri untuk berzikir pada pagi dan petang. Zikir pagi bisa dibaca mulai dari waktu subuh hingga matahari terbit. Sedangkan zikir petang sejak ashar hingga matahari terbenam. Anda bisa berzikir di sela aktivitas kerja atau membacanya setelah jam pulang kantor.

Sedekah

Sedekah bisa dilakukan kapan saja, di mana saja. Bahkan, senyum pun bernilai sedekah. Selain itu, Anda juga bisa selalu bersedekah di tempat kerja, misalnya dengan memasukkan beberapa rupiah ke kotak amal di mushala gedung perkantoran.

Anda juga dapat berbagi nasi bungkus pada fakir miskin yang ditemui saat perjalanan pulang ke rumah. Dengan memberi makanan berbuka pada orang yang berpuasa, Anda bisa mendapat pahala yang sama seperti orang yang sedang berpuasa.

Jika tidurnya orang berpuasa bisa dianggap ibadah, maka manfaatkan sedikit waktu istirahat kerja untuk tidur siang sebentar. Anda lebih baik tidur daripada mengobrol apalagi sampai bergunjing yang akan mengurangi pahala puasa.

Semoga ibadah dan amalan Anda pada Ramadan kali ini bisa lebih baik. Dengan begitu, Anda bisa merasakan kemenangan sesungguhnya pada Idul Fitri nanti. –Qerja

Baca Juga: Menyeimbangkan Ibadah dan Pekerjaan Pada Bulan Ramadan



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next