Bagaimana Cara Menghitung Zakat Mal? | Qerja

Bagaimana Cara Menghitung Zakat Mal? Berikut Ini Perhitungannya!

Eka Utami, 3 months ago
Bagaimana Cara Menghitung Zakat Mal? Berikut Ini Perhitungannya!

Zakat merupakan salah rukun Islam yang harus dilaksanakan oleh para pengikutnya. Seperti yang kita ketahui, sebagian dari harta yang kita miliki adalah hak orang fakir miskin. Maka sebagai seorang muslim yang baik, kita harus mengeluarkan sebagian harta dalam bentuk zakat untuk diberikan pada orang yang membutuhkan.

Salah satu zakat yang wajib dibayar adalah zakat mal atau zakat harta. Kewajiban zakat ini berlaku bagi seseorang yang telah memiliki kemampuan secara finansial dan memiliki harta yang telah mencapai nisab. Berikut ini adalah penjelasan mengenai  zakat mal dan cara perhitungannya.

Zakat Mal

Pertama, kita perlu mengerti arti kata ‘mal’ yaitu sesuatu yang diinginkan manusia untuk dimiliki dan disimpan. Dalam pengertian syarat zakat, mal bukan hanya sesuatu yang dimiliki atau disimpan, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagaimana lazimnya.

Beberapa contoh mal antara lain rumah, mobil, uang, emas, perak, hasil pertanian, ternak, dan sebagainya. Tetapi, mal yang kita miliki tidak semua wajib dikeluarkan zakatnya.

Syarat zakat mal yang pertama yaitu kepemilikan sempurna, di mana harta yang dimiliki dari hasil usaha, waris, atau pemberian. Selain itu, harta yang dimiliki juga bisa berkembang, mencapai nisab, melebihi kebutuhan pokok, terbebas dari utang, dan telah dimiliki selama setahun penuh.

Baca Juga: Agar Uang THR Tidak Menguap Begitu Saja

Nisab

Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya bahwa syarat harta yang harus dikeluarkan zakatnya harus mencapai nisab. Nisab adalah batas minimum harta yang dikenakan zakat. Nisab yang dikenakan pada berbagai jenis harta tentu saja berbeda.

Nisab emas dan perak adalah 85 gram emas murni. Nisab untuk sapi adalah 30 ekor, sementara nisab kambing atau domba yaitu 40 ekor. Sementara nisab perniagaan jika wajib zakat memiliki harta berupa komoditas yang diperjualbelikan setelah dikurangi biaya operasional, kebutuhan primer dan utang, hasilnya setara dengan 85 gram emas.

Cara Menghitung Zakat Mal

Bagaimana Cara Menghitung Zakat Mal?
Sumber: PIxabay

Kita bisa mulai menghitung zakat mal dari harta kekayaan tersimpan yang umum dimiliki orang biasa, yaitu emas. Jika Anda memiliki 85 gram emas yang sudah tersimpan selama setahun, maka zakat yang harus dikeluarkan yaitu 2,5% x 85 gram = 2,125 gram emas atau uang seharga emas tersebut. Perhitungan tersebut berlaku untuk emas yang sudah melebihi nisab, tetapi belum mencapai kelipatannya. Misalnya, seseorang memiliki 90 gram emas, maka zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5% x 90 gram = 2,25 gram emas.

Sementara itu, jika seseorang punya harta simpanan lain dalam bentuk uang tunai, tabungan, deposito, obligasi, juga dapat dihitung dengan digabungkan dengan emas yang dimiliki. Misalnya, ia memiliki uang simpanan Rp 5 juta, sementara tabungan, dan deposito sebesar Rp 100 juta, rumah kedua yang dikontrakkan senilai Rp 500 juta dan emas 100 gram. Jika satu gram emas seharga Rp 670 ribu, maka batas nisab zakat mal adalah Rp 56.950.000. Artinya, jumlah harta orang tersebut Rp Rp 5.000.000 + Rp 100.000.000 + Rp 500.000.000 + Rp 67.000.000 = Rp 672.000.000 telah berada di atas limit nisab.

Maka, zakat yang wajib dikeluarkan adalah penjumlahan seluruh harta simpanan, lalu dikurangi utang (misalnya Rp 5 juta), dan hasilnya baru dikalikan 2,5%. Zakat yang harus dikeluarkan yaitu 2,5% x (Rp 672.000.000 –  5.000.000) = Rp 16.675.000 per tahun.

Sucikan harta kita dengan menunaikan zakat mal. Dengan begitu harta yang dimiliki menjadi berkah. –Qerja

Baca Juga: Lima Fakta Seputar Zakat Profesi



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next