Lima Tips Bahasa Tubuh Buat Wawancara Via Skype | Qerja

Lima Tips Bahasa Tubuh Buat Wawancara Via Skype

Eka Utami, 1 year ago
Lima Tips Bahasa Tubuh Buat Wawancara Via Skype

Di era teknologi seperti sekarang, wawancara kerja bisa dilakukan di mana saja, kapan saja. Meski pewawancara dan kandidat karyawan berada di dua kota yang berjarak cukup jauh, interview tidak harus dilakukan dengan tatap muka secara langsung. Perusahaan bisa saja memberlakukan kebijakan wawancara dengan video call via Skype.

Sebelumnya, Qerja sudah pernah membagikan tips sukses wawancara via Skype. Calon pegawai harus memastikan jaringan internet terhubung dengan baik, tetap memakai setelan formal, hingga memperhitungkan pencahayaan agar tampil optimal di depan kamera.

Sekarang, kami mencoba lebih spesifik dengan membahas bahasa tubuh saat wawancara kerja via Skype. Sebab, kesan yang Anda tinggalkan pada pewawancara bisa berpengaruh pada hasil perekrutan.

Pertahankan Kontak Mata

Pada interview tatap muka, Anda bisa menatap mata pewawancara dengan mudah karena orang tersebut benar-benar ada di hadapan. Namun, pada wawancara via Skype, Anda akan mudah terganggu untuk melihat ke arah lain di luar layar komputer atau laptop dan mengalihkan pandangan dari kamera. Padahal, dari sudut pandang pewawancara, kontak mata akan terjadi ketika Anda menatap kamera.

Maka, sebelum memulai wawancara, Anda perlu berlatih untuk fokus melihat titik kamera. Kontak mata adalah bahasa tubuh yang membuat pewawancara tetap merasa terhubung meski tidak berada satu lokasi dengan Anda.

Duduk Tegak

Pada saat wawancara via Skype, pewawancara bisa melihat Anda dari kepala hingga bahu. Artinya, ia bisa mengetahui apakah lawan bicara sedang duduk tegak, bersandar, atau membungkuk. Untuk membantu posisi duduk tegak yang setara dengan layar kamera, Anda bisa meletakkan bantal kecil di atas bangku. Bantal tersebut akan membuat Anda lebih nyaman dan mempertahankan posisi yang baik.

Anda harus mempertahankan posisi duduk tegak ini selama interview. Duduk tegak merupakan bahasa tubuh  untuk menunjukkan ketertarikan pada pekerjaan. Namun, sesekali Anda juga bisa mencondongkan badan ke arah kamera untuk menunjukkan minat pada hal yang disampaikan pewawancara.

Baca Juga: Enam Tips Sukses Wawancara Kerja Lewat Telepon

Perhatikan Gerakan Tangan dan Lengan

Lima Tips Bahasa Tubuh Buat Wawancara Via Skype
Sumber: Pixabay

Anda bisa saja menggerakkan tangan sesekali untuk menjelaskan hal yang dibicarakan saat wawancara via Skype. Hal ini merupakan gerak reflek yang biasa dilakukan semua orang. Tetapi, batasi gerakan itu agar tidak sering mengganggu dan menghalangi wajah Anda yang terlihat di layar komputer.

Sebaliknya, Anda  juga tidak boleh terlalu kaku dengan  melipat melipat lengan di atas meja seperti saat di sekolah –meski dengan alasan untuk mempertahankan tangan tetap diam-. Bahasa tubuh tersebut justru akan membuat perekrut mendapat kesan bahwa kandidat pegawai adalah orang yang tertutup atau kesal. Jadi, Anda harus menjaga lengan tetap di samping badan dengan nyaman.

Mengangguk Bila Perlu

Salah satu cara untuk menunjukkan ketertarikan pada tawaran pekerjaan, fasilitas, dan tunjangan adalah dengan mengekspresikan perasaan ‘terima kasih’ dalam ucapan. Namun, jika Anda terlalu sering menanggapinya dengan kata-kata, maka akan terasa seperti memotong pembicaraan. Sebagai solusi, Anda bisa hanya mengangguk saja ketika pewawancara menjelaskan tentang job desk dan sebagainya.

Namun, Anda juga perlu selektif dalam memperlihatakan bahasa tubuh anggukan pada saat wawancara via Skype. Gerakan kepala Anda bila perlu. Sebab, anggukan yang terlalu sering, apalagi dengan pandangan kosong atau seperti sedang berpikir keras malah akan membuat Anda terlihat palsu.

Senyum Tulus

Ekspresi wajah sangat berpengaruh pada saat wawancara via Skype. Pewawancara bisa menilai Anda dengan melihat raut muka. Maka, tampilkan bahasa tubuh berupa senyum tulus yang menandakan keramahan dan persahabatan.

Lagi-lagi, Anda harus berusaha untuk menampilkan senyum alami yang merupakan respon dalam setiap kata dan pertanyaan yang disampaikan pewawancara. Anda bisa memulai wawancara dengan senyum ramah saat video dinyalakan. Anda juga bisa sedikit lebih ceria jika pewawancara melontarkan hal yang lucu. Tetapi, hati-hati senyum getir Anda juga akan terbaca ketika Anda tidak menyetujui sesuatu tetapi tetap dipaksakan.

Pada wawancara via Skype, perekrut akan mencoba memahami Anda hanya dengan mendengar jawaban dan melihat tampilan di layar kaca. Maka, bahasa tubuh yang baik akan mendukung jawaban Anda dan membantu memberikan kesan yang baik di mata pewawancara. –Qerja

Baca Juga: Lima Jenis Wawancara Kerja Paling Umum



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next