Lima Manfaat Kebiasaan Naik Turun Tangga | Qerja

Lima Manfaat Kesehatan Dari Kebiasaan Naik Turun Tangga

Eka Utami, 2 weeks ago
Lima Manfaat Kesehatan Dari Kebiasaan Naik Turun Tangga

Kebanyakan orang lebih suka menumpang lift menuju ruang kerja atau peron kereta dibandingkan dengan naik tangga. Teknologi masa kini menawarkan kemudahan dan kecepatan sehingga orang tidak perlu berpeluh untuk mencapai satu tujuan. Padahal, jika mau susah mendaki dan menuruni tangga, maka kita akan mendapatkan banyak keuntungan.

Berikut lima manfaat kesehatan yang bisa dipetik dari kebiasaan naik dan turun tangga.

Membakar Kalori

Lima Manfaat Kesehatan dari Kebiasaan Naik Turun Tangga
Sumber: Pixabay

Berdasarkan sejumlah peneitian, kebiasaan naik tangga (dan menuruninya) bisa memberi manfaat kesehatan berupa pembakaran kalori. Menurut riset Harvard Health Publishing yang dikutip dari Livestrong.com, kegiatan naik tangga pada kecepatan lambat dapat membakar kalori tiga kali lebih cepat daripada berjalan di permukaan yang rata.

Ahli lainnya mengungkapkan bahwa aktivitas naik tangga bisa menghabiskan 7 kali kalori lebih banyak daripada naik lift. Selain itu, ada peneliti yang menyederhanakan informasi kesehatan dengan menyebutkan bahwa setiap kali seseorang mendaki 10 langkah, maka akan membakar 1 kalori.

Gerakan naik tangga dapat membakar lebih banyak kalori daripada turun tangga. Pasalnya, tekanan yang diberikan oleh tubuh saat mendaki lebih besar daripada saat turun tangga. Namun, aktivitas turun tangga juga bermanfaat untuk membakar kalori. Setiap Anda menuruni 20 buah anak tangga maka akan membakar 1 kalori dalam tubuh.

Meningkatkan Kesehatan Jantung

Aktivitas naik dan turun tangga dapat memberi manfaat kesehatan pada jantung. Kegiatan ini bisa melancarkan aliran darah yang membawa oksigen ke jantung. Jika Anda membiasakan naik tangga dalam waktu beberapa menit dalam interval singkat, maka akan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.

Naik dan turun tangga juga termasuk latihan kardio low-impact yang efektif dan efisien. Saat naik tangga, jantung Anda akan berdetak lebih cepat. Jantung yang sehat bisa memompa darah kaya oksigen ke semua otot dan organ.

Baca Juga: Manfaat Jalan Bareng Rekan Kerja Saat Jam Makan Siang

Menurunkan Risiko Stroke

Stroke terjadi ketika arteri yang berdarah atau tersumbat mengganggu aliran darah ke bagian otak. Untuk mencegah penyakit tersebut, maka Anda harus berusaha mencegah kerusakan sistem arteri. Caranya dengan berjalan, naik tangga, atau olahraga sehingga membantu pembuluh darah berfungsi lebih baik. Semua kegiatan sederhana itu bisa memberi manfaat kesehatan untuk Anda.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 11 ribu pria di Harvard Alumni Health Study, sekitar 29 persen pria mengalami penurunan risiko stroke setelah membiasakan diri untuk naik tangga 3 sampai 5 kali sepekan. Sementara itu, peneliti lain juga mensurvei kebiasaan berjalan pada 3.000 pria. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa orang yang berjalan tiga jam sehari, memiliki risiko stroke 64 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang jalan.

Mencegah Diabetes

Saat menaiki tangga, maka otot rangka ikut aktif bergerak. Otot rangka adalah salah satu jaringan yang paling banyak menyerap glucose transporter (pengangkut glukosa) dari dalam darah. Aktivitas fisik seperti naik dan turun tangga ini bisa memicu kontraksi otot sehingga terjadi penyisipan glucose transporter ke membran plasma sel, meski tidak terdapat insulin.

Para peneliti pun mencoba mencari tahu efek naik-turun tangga terhadap penderita diabetes. Berdasarkan riset di BMJ Open Diabetes Research & Care yang dikutip dari Berkeleywellness.com, aktivitas mendaki tangga selama tiga menit, satu jam dan dua jam setelah bisa menurunkan gula darah pada orangtua dengan diabetes tipe 2. Gula darah mereka berkurang secara signifikan setelah naik tangga, dibandingkan jika hanya beristirahat selama tiga jam setelah makan.

Menguatkan Otot dan Tulang

Lima Manfaat Kesehatan dari Kebiasaan Naik Turun Tangga
Sumber: Pixabay

Menaiki tangga dapat meningkatkan fungsi otot, tulang, dan sendi. Kegiatan ini akan membangun otot-otot di seluruh bagian kaki, termasuk betis, paha depan dan belakang, hingga otot glutes dibagian bokong.

Aktivitas naik tangga juga dapat mencegah osteoporosis. Alasannya karena kegiatan ini membantu meningkatkan massa tulang. Dengan membiasakan diri aktif naik tangga, maka kita akan mendapat manfaat kesehatan dengan mencegah keropos tulang seiring bertambahnya usia.

Di luar semua manfaat kesehatan fisik, kebiasaan naik dan turun tangga juga berpengaruh pada kesehatan mental. Kegiatan ini bisa melepaskan endorfin, hormon bahagia. Anda bisa rasakan sendiri perasaan senang setelah menaiki tangga menuju ruang kerja. Dengan demikian, Anda bisa menjalani hari di kantor dengan lebih baik. –Qerja

Baca Juga: Suka Main Bulu Tangkis Setelah Pulang Kantor? Ini Manfaatnya Buat Kesehatan



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next