Lima Langkah Memperbaiki Hubungan Dengan Atasan | Qerja

Lima Langkah Memperbaiki Hubungan dengan Atasan

Eka Utami, 3 weeks ago
Lima Langkah Memperbaiki Hubungan dengan Atasan

Terkadang, kita terjebak dalam situasi yang sulit di tempat kerja. Salah satunya ketika kita berselisih paham dengan atasan. Silang pendapat di dalam forum diskusi yang dibumbui dengan rumor di sana-sini bisa saja menciptakan hubungan yang buruk dengan bos.

Namun, kita tidak mau dalam kondisi yang tak nyaman terus-menerus. Maka, kita perlu berinisiatif untuk memperbaiki hubungan dengan atasan. Begini caranya.

Jangan Menghakimi

Awal mula konflik antara atasan dan bawahan bisa saja dimulai dari sang manajer sendiri. Terkadang, ia kelewat marah ketika ada pekerjaan yang salah, di lain waktu ia memberi teguran terlampau keras pada staf yang lalai. Tetapi, setiap kali atasan melakukan tindakan yang kita anggap keliru, janganlah terlalu dianggap personal.

Sebagai seorang manajer, ia memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar. Maka, ia bisa saja emosional ketika mengalami hari yang berat dan buruk. Jadi, jangan menghakimi, sebaliknya cobalah untuk empati.

Komunikasi yang Tepat

Jadi, seberapa jauh Anda mengenal atasan sendiri? Bila Anda punya itikad baik untuk memperbaiki hubungan dengan bos, maka cari tahu cara terbaik untuk berkomunikasi dengan atasan.

Anda bisa belajar cara berkomunikasi dengan bos dari karyawan lain. Temui rekan kerja yang punya hubungan baik dengan atasan. Tanyakan bagaimana mereka bisa mengatur waktu dan tempat pertemuan yang tepat, serta bagaimana mengambil inisiatif untuk memulai pembicaraan dengan atasan.

Atasi Konflik dengan Tenang

Apabila ketegangan sudah mereda, Anda bisa mulai berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Anda harus menghadapi situasi sulit ini dengan memulai percakapan dengan bos. Lalu, bahas kembali inti permasalahan yang membuat hubungan Anda dan atasan terganggu.

Trik untuk mengatasi konflik dengan atasan adalah mengomunikasikan kekhawatiran Anda dengan cara yang tidak konfrontatif. Jadi, ketika atasan Anda mengungkapkan kembali pendapat dan alasan dibalik argumen atau perbuatannya, maka cobalah temukan poin positif.

Setelah gilirannya selesai, Anda bisa membagikan unek-unek yang ada di dalam hati. Tetapi, Anda juga perlu menahan diri agar tidak mencari alasan atas kesalahan yang pernah dibuat.

Baca Juga: Alasan Atasan Tidak Percaya Anda Lagi

Inisiatif Bertanya

Ketika hubungan dan bos sudah mulai membaik, Anda bisa mencoba membangun keterikatan sedang renggang, maka Andaang lebih erat. Anda bisa bertanya tentang prioritas pekerjaan dan menawarkan diri untuk melakukanya.

Pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa Anda peduli untuk mendukung target yang telah ditetapkan atasan. Jika mendapat kesempatan untuk melakukan pekerjan penting dari bos, maka Anda bisa memanfaatkan waktu untuk memperbaiki hubungan dan berkolaborasi.

Anda bisa memberikan saran-saran kepada bos. Dengan begitu, atasan akan melihat bahwa Anda mendukungnya.

Mengubah Perilaku

Setelah Anda menyelesaikan masalah dengan atasan, namun keadaan langsung kembali seperti sedia kala. Anda dan atasan bisa saja masih menyimpan prasangka satu sama lain. Ya, semua hal memang tidak mungkin berbalik dalam satu malam, dan Anda harus bersusah-payah membangun kembali hubungan yang sudah retak.

Tapi, daripada tenggelam dalam perasaan tidak bahagia di tempat kerja, lebih baik Anda menggunakan energi untuk hal yang positif. Anda bisa selalu menawarkan diri untuk mengerjakan tugas yang menjadi prioritas atasan.

Anda bisa menawarkan solusi pada setiap masalah yang dihadapi bos. Dengan menunjukkan sikap dan perilaku positif, maka atasan akan mengubah pandangannya tentang diri Anda.

Jadi, jika ingin bekerja di perusahaan dalam waktu yang lama, maka Anda harus bisa beradaptasi dengan lingkungan, baik budaya, maupun berbagai tipe atasan. –Qerja

Baca Juga: Atasan Punya Salah? Jangan Takut Menyampaikan Kritik pada Bos



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next