Enam Artis Indonesia Pemilik Perusahaan Startup | Qerja

Enam Artis Indonesia Di Pemilik Perusahaan Startup Teknologi

Eka Utami, 4 weeks ago
Enam Artis Indonesia Di Pemilik Perusahaan Startup Teknologi

Selebritas Indonesia sudah banyak yang merambah dunia bisnis bukan merupakan berita baru. Sejak dulu, kita melihat bagaimana sejumlah artis papan atas Tanah Air membuka berbagai usaha baik di bidang kuliner atau fesyen.

Seiring dengan perkembangan zaman, kini sebagian artis mulai mendirikan berbagai perusahaan rintisan berbasis teknologi. Ini dia sejumlah selebritas yang berada di balik sejumlah perusahaan teknologi.

Christian Sugiono, MalesBanget

MalesBanget.com sebenarnya sudah ada sejak 2001. Kemudian, Aktor Christian Sugiono bersama rekannya membeli domain tersebut pada 2002. Mereka ingin menjadikan MalesBanget.com sebagai situs dengan konten lelucon bergaya Indonesia yang akan terkenal di kalangan mahasiswa di luar negeri. Namun, karena kesibukan para co-founder, MalesBanget.com tak terurus, dan “mati” karena kekurangan konten pada 2006.

Namun, Christian dan kawan-kawan masih menjaga mimpi untuk bisa membuat portal media yang menghibur. Maka, pada 2011, Christian dan rekan mendirikan PT MBDC Media, perusahaan yang menjadi induk dari Subtube, MalesBanget, dan proyek lainnya. Kini, Christian Sugiono tidak hanya dikenal sebagai selebritas yang menekuni dunia akting, tetapi juga founder MDBC. Sementara MalesBanget  telah menjadi situs humor populer di Indonesia.

Giring Ganesha, Kincir.com

Ini Dia Selebritas Indonesia di Balik Perusahaan Berbasis Teknologi
Sumber: Kincir.com

Giring Ganesha yang dikenal masyarakat adalah salah satu selebritas dan vokalis grup band Nidji. Tetapi, di luar panggung, Giring adalah CEO Kincir.com, portal media berbasis fans club. Ide awal pendirian Kincir tercetus sejak 2010. Saat itu, Giring berniat membantu industri musik yang sedang terpuruk dengan cara menyediakan wadah bagi artis atau band agar bisa mengumpulkan, mengelola, dan lebih dekat dengan penggemar.

Gagasan Giring baru terwujud pada 2013, ketika akhirnya versi beta Kincir.com bisa dirilis. Portal tersebut hadir untuk menghubungkan penggemar dan idola dengan berbagi pengalaman melalui foto dan video. Selain itu, Kincir.com juga bisa digunakan untuk menjual merchandise resmi dari idola. Kegiatan lain yang dijalankan Kincir.com misalnya kampanye online dan offline Fans Meet Idol.

Dennis Adhiswara, Layaria.com

Dennis Adhiswara mencuri perhatian masyarakat saat memerankan tokoh Mamet dalam film Ada Apa Dengan Cinta. Seketika, ia menjadi selebritas yang terkenal. Di balik layar, Dennis memiliki kepedulian terhadap siaran televisi lokal yang tidak baik. Berangkat dari kejenuhan akan konten tak berkualitas, Dennis tergerak untuk mendirikan online video multi channel network Layaria pada pertengahan 2012.

Menurut Dennis, Layaria adalah gabbungan dari studio TV, agensi, dan inkubator bisnis. Tim Layaria mengakuisisi pemilik atau pembuat konten, mengembangkan konten, inkubasi, dan akselerasi partner kreator konten. Dengan demikian, bisa tercipta konten berkualitas.

Baca Juga: 20 Tahun Kemudian: Karier Para Mantan Artis Cilik

Alice Norin, 8wood

Ini Dia Selebritas Indonesia di Balik Perusahaan Berbasis Teknologi
Sumber: 8wood.id

Wajah Alice Norin cukup terkenal di layar televisi melalui perannya di berbagai sinetron. Di luar kesibukkannya di dunia pertelevisian, Alice dan suaminy, Alvin Yudhapatria merintis toko online dari garasi mungil rumahnya pada 2013. Kini, ia adalah selebritas yang juga pendiri dan Chief Creative Officer 8wood, situs e-commerce yang menyediakan busana wanita.

Meski e-commerce yang menawarkan produk fashion wanita sudah banyak, namun 8wood punya strategi pemsaran tersendiri. 8wood memiliki tim stylist yang bertugas memilih dan mencocokkan produk dari merk ternama dengan target pasar yang diincar. Selain itu, 8wood juga menggencarkan promosi lewat media sosial. Dengan interaksi di media sosial, 8wood bisa mendapatkan pesanan.

Vidi Aldiano, KROWD

Penyanyi Vidi Aldiano tidak mau ketinggalan untuk membuka usaha di bidang teknologi sejak 2017. Ia membangun startup digital KROWD, yang menghadirkan platform online yang menjembatani para kreator muda untuk bertemu dan menghasilkan karya.

Kreator yang bergabung dengan KROWD bisa berasal dari berbagai latar belakang, dan dapat berperan sebagai inisiator proyek atau kolaborator yang terlibat dalam proyek. Salah satu proyeknya seperti penyelamatan hutan dari Greenpeace yang bekerja sama dengan musisi untuk membuat rekaman suara hutan yang mengalun layaknya musik.

Ide pendirian KROWD berasal dari pengalaman Vidi sendiri. Sebelumnya, Vidi pernah bekerjasama dengan Kreavi, platform online untuk kreator visual Indonesia. Vidi dan Kreavi bisa membuat karya audio dan mengubah album ketiganya menjadi artbook. Berdasarkan pengalaman itu, Vidi melihat potensi kolaborasi unik lintas seni.

Zivanna Letisha Siregar, Skin.co.id

Sebagai mantan Putri Indonesia 2008, Zivanna Letisha Siregar memang lekat dengan image cantik. Maka, tak heran jika ia membuka usaha di bidang kecantikan. Ia berkolaborasi dengan Denny Santoso untuk mendirikan startup Skin.co.id, media sosial untuk artis make-up Indonesia.

Melalui situs tersebut, masyarakat bisa mendapat informasi dan tips seputar dunia kecantikan. Buat masyarakat yang punya pengetahuan tentang kecantikan pun bisa membagi ilmunya dengan menulis artikel. Bahkan, situs ini juga menyediakan produk kecantikan yang bisa dibeli.

Bisnis yang dijalani selebritas bukan sekadar jaring pengaman ekonomi bagi diri sendiri jika sudah tidak laku lagi di dunia hiburan. Namun, para artis yang mendirikan berbagai perusahaan berbasis teknologi tersebut sejatinya memang memiliki kepedulian, kreativitas, dan passion sebagai pengusaha. –Qerja

Baca Juga: Delapan Artis Indonesia yang Bekerja Kantoran



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next