Lima Tips Memulai Investasi Saham Bagi Pemula | Qerja

Lima Tips Memulai Investasi Saham Bagi Investor Pemula

Eka Utami, 4 weeks ago
Lima Tips Memulai Investasi Saham Bagi Investor Pemula

Saham adalah salah satu investasi yang menarik karena bisa mendatangkan imbal hasil besar dalam waktu relatif singkat. Namun, keuntungan menggiurkan juga diiringi dengan risiko yang tinggi. Maka, jenis investasi ini cukup menantang bagi sebagian investor.

Melihat keuntungan yang menjanjikan, banyak investor pemula yang ingin mencoba investasi saham. Berikut cara memulainya.

Syarat Membuka Rekening Saham

Cara Memulai Investasi Saham
Sumber: Pixabay

Sebelum membuka rekening saham di perusahaan sekuritas, ada baiknya Anda melakukan berbagai persiapan. Berikut dokumen yang diperlukan.

  • Kartu identitas seperti KTP atau KITAS atau Paspor. Perlu diingat buat Warga Negara Indonesia (WNI), wajib menyediakan KTP, dan tidak bisa diganti dengan SIM atau paspor.
  • Nomor Peserta Wajib Pajak (NPWP)
  • Buku tabungan. Perusahaan sekuritas perlu memeriksa rekening bank nasabah yang akan menjadi tempat penampungan penarikan dana.
  • Materai Rp 6000. Perlu siapkan 2-8 lembar materai, tergantung kebutuhan.
  • Fotokopi KTP, NPWP suami, fotokopi Kartu Keluarga. Jika pendaftar adalah ibu rumah tangga.
  • Nomor identitas Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Dokumen ini dibutuhkan jika sudah memiliki rekening saham sebelumnya.

Memilih Perusahaan Sekuritas

Setelah Anda mempersiapkan semua dokumen, kini saatnya memilih perusahaan sekuritas, yaitu perusahaan yang aktivitas utamanya melakukan jual beli efek yang tercatat di bursa saham. Sebelum menentukan pilihan, pastikan perusahaan sekuritas memiliki izin dan wewenang untuk melakukan transaksi tersebut. Selain itu, perusahaan sekuritas juga mesti dengan memiliki sertifikat Perantara Pedagang Efek (PPE) atau Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) dan tercatat oleh Bursa Efek Indonesia sebagai anggota bursa.

Anda juga perlu memerhatikan fasilitas dan keunggulan perusahaan sekuritas. Misalnya, kemudahan untuk trading online, memberi rekomendasi saham yang baik, besaran komisi, hingga bunga margin rendah.

Membuka Rekening Saham

Oke, sampai di titik ini, artinya Anda sudah menentukan perusahaan sekuritas yang cocok. Kemudian, Anda bisa langsung membuka rekening saham dengan mengunduh formulir secara online di situs perusahaan atau bertemu langsung dengan broker.

Formulir rekening saham mirip dengan formulir rekening bank pada umumnya. Isi formulir dengan benar dan jangan lupa lampirkan semua syarat dokumen yang dibutuhkan.

Baca Juga: Mengenal Saham, Obligasi dan Reksa Dana Sebagai Pilihan Investasi

Memilih dan Membuka Rekening Dana Investor

https://pixabay.com/photos/adult-laptop-computer-business-3327336/
Sumber: Pixabay

Selain rekening saham, juga dikenal Rekening Dana Investor (RDI). RDI adalah rekening yang terpisah dari perusahaan efek untuk penyelesaian transaksi saham dan menyimpan dana nasabah yang tidak dibelikan saham. Jadi, pada tahap ini, Anda bisa memilih bank untuk menampung dana.

Ana disarankan untuk memilih RDI di bank yang sama dengan rekening pribadi. Hal ini dilakukan agar Anda bisa menghemat biaya administrasi seperti  Kliring dan RTGS saat menyetor atau menarik uang ke RDI. Proses pembukaan RDI bervariasi, bisa memakan waktu hingga sepekan. Setelah proses selesai, Anda akan mendapat konfirmasi nomor RDI.

Penyetoran Awal

Setoran awal rekening saham bervariasi tergantung perusahaan sekuritas. Ada perusahaan yang membolehkan setoran awal Rp 100 ribu-Rp 250 ribu. Namun, ada pula yang mematok setoran awal harus Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Dana Anda bisa disetorkan secara tunai atau ditransfer dari rekening pribadi ke RDI.

Perbedaan jumlah setoran yang diterapkan berbagai perusahaan sekuritas tergantung target pasar yang dibidik. Ada perusahaan yang menargetkan nasabah dari kalangan mahasiswa atau eksekutif. Jadi, pilih sekuritas yang menerapkan syarat sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Namun, pertimbangkan pula besaran setoran yang wajar untuk membeli saham agar hasil investasinya optimal.

Setelah semua proses selesai, Anda tinggal menunggu kiriman ID, password dan PIN untuk login ke akun saham online, serta mendapat kartu akses KSEI. Terkhir, Anda perlu mengunduh aplikasi trading yang disediakan broker, dan mulai bertranskasi saham.

Jika sudah menjalankan investasi saham dalam jangka waktu tertentu dan meraup keuntungan, Anda bisa mencairkan dana yang dimiliki. Caranya dengan memindahkan dana di RDI ke rekening pribadi. Salah satu contoh cara menarik dana dari akun saham ke rekening pribadi dijelaskan di situs Mirae Asset Sekuritas berikut ini.

  • Buka aplikasi, masuk ke menu ACCOUNT lalu FUND TRANSFER INSTRUCTION AND WITHDRAW.
  • Masukkan PIN transaksi.
  • Pilih “Transfer Date”.
  • Masukkan nominal yang diinginkan.
  • Klik “SEND”.
  • Kemudian, dana akan dipindahkan dari rekening RDI ke rekening pribadi dengan tempo satu hari.

Selain itu, ada pula fasilitas penarikan dana investasi lewat Anjungan Tunai Mandiri yang disediakan bagi nasabah PT Trimegah Securities Tbk yang memiliki RDI di Bank Permata. Begini caranya.

  • Masukkan PIN ATM.
  • Pilih menu “transaksi lainnya”.
  • Pilih menu “informasi”.
  • Muncul pilihan AKSes KSEI.
  • Pilih “instruksi debet dana”.
  • Masukkan kode perusahaan efek.
  • Pilih mata uang dari dana yang akan ditarik.
  • Masukkan jumlah nominal dana yang akan ditarik.
  • Tunggu sekitar tiga menit, dana RDN bisa ditarik melalui rekening tabungan.

Selamat mencoba investasi saham! –Qerja

Baca Juga: Mau Belajar Investasi Saham? Daftar Sekolah Pasar Modal Aja!



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next