Ajukan Lima Pertanyaan Ini saat Negosiasi Gaji | Qerja

Ajukan Lima Pertanyaan Ini saat Negosiasi Gaji

Eka Utami, 9 months ago
Ajukan Lima Pertanyaan Ini saat Negosiasi Gaji

Negosiasi gaji adalah salah satu tahapan penting dalam wawancara kerja. Pada sesi ini, perekrut bisa langsung menyebutkan besaran gaji yang ditawarkan perusahaan atau menanyakan berapa nominal yang diinginkan kandidat.

Namun, kita juga punya kesempatan untuk bertanya sebelum menentukan nilai tertentu. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar gaji yang bisa diajukan saat negosiasi gaji sebelum menandatangani kontrak kerja.

Apakah perusahaan membuka peluang untuk negosiasi gaji?

Ajukan Lima Pertanyaan Ini saat Negosiasi Gaji
Sumber: Pixabay

Setelah perekrut menyebutkan penawaran gaji dari perusahaan, Anda perlu mengucapkan ‘terima kasih’ dengan sopan. Kemudian, Anda bisa melanjutkan dengan pertanyaan kemungkinan negosiasi. Jika perusahaan memang memberikan kelonggaran untuk diskusi ini, perekrut akan menjelaskan berbagai paket gaji dan fasilitas serta batasannya.

Berawal dari pertanyaan tersebut, Anda jadi bisa menentukan sikap dan mencurahkan energi untuk tahap negosiasi berikutnya. Bila perusahaan membuka peluang untuk menambah nilai gaji, maka Anda dapat “bermain” dengan pendapatan rata-rata di posisi yang dilamar. Kalau perusahaan sudah punya ketetapan nominal tertentu, maka Anda dapat melihat celah negosiasi untuk fasilitas dan tunjangan.

Bagaimana perusahaan menghitung besaran gaji?

Selain menanyakan kemungkinan negosiasi, Anda juga bisa mengajukan pertanyaan to the point seperti ini. Setelah perekrut mengungkapkan tawaran gaji, maka Anda akan langsung menggiringnya untuk mengupas struktur biaya yang membuat perusahaan menetapkan nominal tertentu. Apakah gaji diukur berdasarkan pengalaman, latar belakang akademis atau kriteria lainnya?

Pada titik ini, perekrut sudah paham bahwa Anda adalah kandidat yang sudah banyak belajar dan riset gaji di pasaran. Jadi, perekrut akan berhati-hati dan menjawab pertanyaan dengan sebenarnya. Sementara Anda dapat menilai apakah nilai tersebut wajar atau tidak.

Baca Juga: Tips Melakukan Negosiasi Gaji Pertama Bagi Fresh Graduate!

Selain gaji, apakah ada manfaat lain yang bisa dinegosiasikan?

Ajukan Lima Pertanyaan Ini saat Negosiasi Gaji
Sumber: Pixabay

Seperti yang telah disebutkan pada poin pertama, jika perusahaan menutup kemungkinan untuk negosiasi besaran gaji, maka Anda dapat melihat kesempatan yang lain. Tanyakan tentang manfaat, fasilitas dan tunjangan yang bisa Anda dapatkan di luar penghasilan bulanan. Manfaat tersebut mencakup asuransi kesehatan, cuti berbayar, waktu liburan, dukungan biaya pendidikan anak, katering makanan di kantor, penggantian biaya kuliah, hingga kebijakan kerja jarak jauh.

Dengan memahami penawaran fasilitas dan tunjangan, Anda bisa berhitung ulang. Penghasilan yang didapat mungkin berada pada garis rata-rata gaji di pasaran, namun fasilitas dan tunjangan kantor membuat Anda tidak perlu keluar uang banyak untuk kehidupan sehari-hari dalam sebulan. Atau, bila fasilitas dan tunjangan juga dirasa belum memuaskan, maka Anda bisa mulai bernegosiasi pada titik ini.

Bagaimana dengan peluang kenaikan gaji dan promosi?

Jawaban dari pertanyaan ini akan memberikan gambaran tentang pekerjaan yang akan Anda jalani. Jika perusahaan mengungkap rentang waktu evaluasi, maka Anda akan bekerja keras untuk mencapai target pendapatan yang lebih tinggi. Informasi yang Anda dapat juga bisa jadi bahan pertimbangan buat menerima pekerjaan atau tidak. Anda dapat menilai apakah perusahaan benar-benar menghargai loyalitas dan keahlian karyawan.

Sementara itu, perekrut akan melihat Anda sebagai orang yang mempertimbangkan hubungan jangka panjang antara perusahaan dan karyawan. Anda juga bisa menambahkan pertanyaan lanjutan tentang parameter penilaian yang bisa membuat karyawan mendapat kenaikan gaji. Perekrut akan melihat bahwa Anda juga ingin berkontribusi pada perusahaan.

Apakah saya bisa mendapatkan dokumen terkait gaji?

Usai bernegosiasi dengan perekrut, Anda perlu menanyakan informasi lengkap mengenai gaji, tunjangan, dan fasilitas dalam dokumen tertulis. Jadi, Anda bisa yakin bahwa segala sesuatu yang dibicarakan di dalam ruangan dan kesepakatan lisan benar-benar diwujudkan.

Biasanya, besaran gaji dan tunjangan akan dituangkan di kontrak kerja. Anda harus meneliti setiap nilai dan poinnya sebelum menandatangani berkas tersebut.

Jangan sia-siakan kesempatan negosiasi gaji. Pertanyaan yang tepat akan membuat Anda mendapat penghasilan yang wajar. –Qerja

Baca Juga: Berapa Sebenarnya Kisaran Gaji Fresh Graduate Yang Ada Saat Ini?



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next