5 Masalah Kesehatan yang Timbul Gara-Gara Stres | Qerja

Lima Masalah Kesehatan yang Timbul Gara-gara Stres

Eka Utami, 3 months ago
Lima Masalah Kesehatan yang Timbul Gara-gara Stres

Stres adalah reaksi alami tubuh terhadap berbagai tekanan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengalami stres, maka kita bisa mengambil tindakan atau bertahan dalam situasi yang mengancam.

Namun, ketika stres berlangsung lama, maka akan timbul masalah kesehatan. Beberapa sakit fisik yang kita rasakan ternyata bisa berasal dari stres. Berikut ini ulasannya.

Nyeri Otot

Ketika Anda stres, maka otot akan menegang. Ketegangan otot merupakan respon tubuh untuk melindungi diri dari cedera akibat stres. Saat stres berlalu, otot menjadi lebih rileks.

Masalahnya, bila Anda mengalami stres berkepanjangan, maka ketegangan otot pun semakin lama. Hal ini memicu sakit kepala yang terasa hingga leher dan bahu.

Sesak Napas

Saat mengalami stres, jalan napas antara hidung dan paru-paru menyempit, sehingga Anda akan merasa sesak atau bernapas dengan cepat. Hal tersebut merupakan respon tubuh yang berusaha mendistribusikan darah kaya oksigen ke seluruh badan dengan lebih cepat.

Jika tidak memiliki masalah pernapasan, maka tubuh Anda bisa melakukan pengaturan sendiri agar proses pernapasan kembali normal. Namun, bagi orang yang memiliki masalah penyakit asma, maka bisa sulit bernapas.

Baca Juga: Cara Mengelola Stres Kerja Berdasarkan Penyebabnya

Masalah Pencernaan

Stres dapat menyebabkan seseorang makan lebih banyak atau lebih sedikit. Ketika Anda memasukkan makanan terlalu banyak, maka akan merasa mulas. Selain itu, stres juga bisa mempersulit menelan makanan, sehingga jumlah udara yang tertelan lebih banyak, pada akhirnya meningkatkan sendawa, gas, dan kembung. Jika stres sudah parah, maka Anda bisa sampai muntah.

Selain itu, stres pun dapat memengaruhi pencernaan di usus. Saat stres, penghalang usus lebih lemah dan memungkinkan bakteri usus memasuki tubuh. Bakteri yang berhasil menembus usus sebenarnya bisa diatasi oleh sistem kekebalan tubuh. Namun, bila Anda mengalami stres berkepanjangan, bukan tidak mungkin menyebabkan peradangan.

Penyakit Jantung

Hormon stres seperti adrenalin, noradrenalin dan kortisol akan muncul saat Anda menghadapi deadline atau mengerem kendaran secara mendadak untuk menghindari kecelakaan. Hormon tersebut akan membawa pesan pada jantung agar meningkatkan denyut dan kontraksi ototnya.

Akibatnya, tekanan darah meningkat dan jumlah darah yang dipompa juga lebih banyak. Sebenarnya, kondisi ini adalah respon alami agar Anda punya kekuatan untuk mengambil tindakan di bawah tekanan. Namun, stres berkepanjangan menyebabkan jantung bekerja keras terlalu lama. Hal ini memicu tekanan darah tinggi, bahkan serangan jantung hingga stroke.

Masalah Kesehatan Reproduksi

Pada pria, stres berkepanjangan dapat memengaruhi produksi testosteron dan akhirnya menurunkan libido hingga disfungsi ereksi. Stres kronis juga berdampak negatif pada pematangan sperma. Hal ini merupakan salah satu faktor yang membuat pasangan suami istri kesulitan memiliki anak.

Sementara itu, stres pada wanita berpengaruh pada masa preamenstruasi yang buruk dengan gejala kram, kembung, hingga suasana hati negatif. Stres juga mengganggu siklus haid yang tidak teratur, serta masa menstruasi yang lebih menyakitkan.

Selain itu, stres berdampak negatif pada kemampuan wanita untuk hamil, kesehatan kehamilan, dan pascapersalinan. Jika stres terjadi saat wanita sedang mengandung dan postpartum, maka akan menyebabkan depresi yang bisa berpengaruh pada perkembangan janin dan anak.

Stres tidak mungkin dihindari, karena kita bisa saja menghadapi tekanan setiap hari. Namun, kita bisa berusaha untuk mencegah terjadinya stres berkepanjangan agar tidak memberikan dampak negatif pada kesehatan fisik. Salah satu caranya dengan manajemen stres dengan membangun jaringan sosial yang sehat, olahraga, hingga  tidur yang cukup dan berkualitas. –Qerja

Baca Juga: Kenali Tipe Stres di Tempat Kerja Yang Bisa Menyerang Anda



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next