Pahami 5 Hal Sebelum Beli Asuransi Unit Link | Qerja

Pahami Lima Hal Ini Sebelum Beli Asuransi Unit Link

Eka Utami, 3 weeks ago
Pahami Lima Hal Ini Sebelum Beli Asuransi Unit Link

Asuransi unit link adalah produk asuransi yang memberikan manfaat ganda yaitu proteksi dan investasi. Premi yang dibayarkan sebagian digunakan untuk membayar perlindungan, dan sebagian ditempatkan pada reksadana. Jadi, nasabah bisa mendapat perlindungan jiwa, kesehatan dan lainnya, serta keuntungan dari penanaman modal.

Asuransi unit link ini diminati masyarakat. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia yang dimuat di Kontan.co.id, total premi produk asuransi jiwa berbasis investasi menyumbang 63 persen dibanding total premi yang tercatat pada kuartal III tahun 2019.

Apakah Anda juga tertarik dengan produk asuransi ini? Jika ya, maka Anda perlu memahami beberapa hal berikut ini.

Cara Kerja Asuransi Unit Link

Pahami Lima Hal Ini Sebelum Beli Asuransi Unit Link
Sumber: Pixabay

Premi yang Anda bayarkan masuk ke instrumen investasi yang dipilih. Hasil dari investasi disebut nilai polis. Nilai polis digunakan untuk membayar biaya asuransi, biaya asuransi tambahan, dan biaya administrasi. Setelah membayar semua biaya, kelebihan nilai polis bisa dicairkan untuk dana pendidikan atau dana pensiun. Menarik bukan?

Namun, return investasi tentu tidak selalu baik. Jika nilai polis dari hasil investasi tak cukup untuk membayar biaya-biaya, maka nasabah akan diminta menambah dana di luar premi yang rutin disetorkan (top up). Jadi, sebelum menjadi nasabah asuransi unit link, Anda harus mencermati besaran premi dasar, pilihan instrumen investasi yang memengaruhi return, dan kemampuan manajer investasi dalam mengelola dana.

Tidak Ada Investasi di Tahun Pertama

Pada tahun pertama mengikuti asuransi, premi yang Anda setorkan tidak langsung ditanamkan ke instrumen investasi. Uang Anda digunakan untuk membayarkan biaya akuisisi. Biaya akuisisi adalah biaya untuk mengelola polis asuransi nasabah. Biaya akuisisi akan terus dibebankan pada nasabah sampai tahun ke lima, porsinya terus menurun dari tahun ke tahun.

Jika Anda baru mulai berinvestasi di tahun kedua, maka akan kehilangan nilai uang. Anda juga tidak bisa memperoleh potensi keuntungan yang mungkin didapat jika menanamkan modal hari ini. Dalam hal ini, investasi reksadana bisa jadi lebih menguntungkan dibandingkan dengan investasi lewat unit link. Alasannya karena pada investasi reksadana, modal yang ditanam langsung bekerja.

Baca Juga: Lima Langkah Memilih Asuransi Jiwa untuk Karyawan

Biaya-biaya Asuransi Unit Link

Pada poin sebelumnya, Anda sudah mengenal beberapa jenis biaya yang harus dibayar nasabah selama mengikuti asuransi unit link. Pertama, biaya administrasi yang disetorkan setiap bulan.

Ada pula biaya akuisisi yang digunakan untuk komisi agen dna biaya operasional perusahaan asuransi. Selain itu, ada pula biaya investasi yang dikenakan pada saat top up yang nilainya sekitar 5 persen dari dana yang ditempatkan.

Keuntungan Asuransi Unit Link

Pahami Lima Hal Ini Sebelum Beli Asuransi Unit Link
Sumber: Pixabay

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, asuransi unit link cukup diminati oleh masyarakat ketimbang asuransi tradisional yang hanya fokus pada proteksi. Asuransi ini memang bisa memberikan dua keuntungan yaitu perlindungan dan investasi dengan hanya membayar satu premi. Jadi, orang tak perlu berpikir lagi soal investasi karena sudah yakin uangnya dikelola oleh manajer investasi profesional.

Selain itu, dengan mengikuti asuransi unit link, Anda bisa mendapatkan perlindungan tambahan. Proteksi tambahan bisa dipilih sendiri oleh nasabah. Ada asuransi kesehatan, penyakit kritis, cacat tetap, dan lain-lain.

Risiko Asuransi Unit Link

Sekali lagi, Anda perlu memahami bahwa asuransi unit link terkait erat dengan investasi. Nah, investasi memiliki risiko, bisa untung atau buntung. Apabila kinerja investasi sedang turun, Anda malah harus membayar tambahan premi agar bisa menutup biaya-biaya asuransi.

Menurut Perencana Keuangan Aidil Akbar Madjid di situs Ojk.go.id, asuransi unit link tidak memberikan keleluasaan bagi nasabahnya untuk menentukan keputusan keuangannya. Jika nasabah sedang kesulitan finansial ditambah investasi tak berjalan baik, tentu tidak bisa membayar tambahan premi. Sementara, jika hasil investasi tak kunjung membaik, dan nasabah berhenti membayar premi, maka proteksi asuransi akan hilang.

Setelah memahami asuransi unit link, maka kita harus lebih cermat sebelum membeli produk ini. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli produk adalah memilih unit link ynag sesuai profil risiko Anda sebagai investor. Selain itu, pilih unit link dari perusahaan terpercaya, pelajari ilustrasi produk dengan seksama, dan cermati komponen biayanya. Dengan demikian, Anda bisa berharap mendapat perlindungan dan hasil investasi yang optimal. –Qerja

Baca Juga: Gaji Pas-pasan, Pilih Asuransi atau Investasi?



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next