Kelebihan dan Kekurangan Budaya Busana Kasual di Tempat Kerja | Qerja

Kelebihan dan Kekurangan Budaya Busana Kasual di Tempat Kerja

Qerja, 4 years ago
Kelebihan dan Kekurangan Budaya Busana Kasual di Tempat Kerja

Banyak perusahaan kini mulai terbuka untuk mempraktekkan budaya busana kerja kasual atau no dress code sama sekali. Kedengarannya asyik, ya? Anda tidak perlu lagi mengenakan setelan yang kaku atau seragam yang tidak menarik. Tapi sebelum Anda mencari-cari sandal jepit untuk dikenakan ke kantor, simak dulu apa saja kelebihan dan kekurangan budaya busana kerja bebas serta hal-hal yang tetap perlu Anda perhatikan jika perusahaan Anda mengadopsi no-dress-code dress code.

1. Menstimulasi Kreativitas
Budaya busana kerja kasual atau bebas menunjukkan bahwa perusahaan tidak terikat pada pola pikir korporat tradisional yang kaku dan menjadi fitur yang akan menarik kandidat talenta muda yang kreatif untuk bergabung. Di samping itu, suasana kerja yang santai ini juga akan mempengaruhi keakraban antar anggota tim dan memperlancar proses pertukaran ide secara keseluruhan.

2. Menghapus Senioritas Yang Kaku Dalam Perusahaan
Salah satu alasan utama kebanyakan perusahaan memberlakukan dress code kasual adalah untuk mempromosikan kebersamaan dan rasa kekeluargaan. Selain itu, kesan mengintimidasi yang ditampilkan pakaian kerja kaku tidak lagi menjadi masalah sehingga dapat membuka pintu komunikasi antara Anda dan manajemen senior.

3. Meningkatkan Kepuasan Kerja
Kebebasan Anda dalam memilih cara berpakaian menunjukkan fleksibilitas dari pihak perusahaan. Dengan mengutamakan kenyamanan pegawai dan memberi ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri melalui penampilan, perusahaan akan menciptakan lingkungan kerja kondusif dengan tingkat kepuasan kerja tinggi. Efeknya bukan hanya membuat Anda yang berstatus pegawai senang, tapi juga menguntungkan pihak perusahaan dalam jangka panjang. Pegawai dengan kepuasan kerja yang tinggi cenderung jauh lebih produktif dan betah bekerja, sehingga mengurangi tingginya turnover pegawai.

1. Memberikan Kesan Yang Salah
Anda perlu paham bahwa tidak semua profesional terbuka untuk menerima konsep casual dress code. Terlebih Anda mungkin memang merepresentasikan budaya perusahaan Anda, namun ketika bertemu dengan klien, ada baiknya Anda menyesuaikan penampilan Anda dengan industri dan posisi klien, karena kadang kala kesuksesan Anda untuk memenangkan proyek kerja sama dapat dipengaruhi oleh citra yang Anda tunjukkan. Untuk amannya, selalu pilih tampilan rapi dan semi-formal jika ditugaskan untuk menemui klien.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next