Jenis-Jenis Potongan Dalam Slip Gaji yang Penting Diketahui

Oleh Tri Susanto, 6 years ago

Jika ditanya hari apa yang paling ditunggu oleh para karyawan, pasti jawabannya adalah hari gajian. Biasanya jatuh di akhir bulan, atau tergantung kebijakan kantor Anda.

Tapi pernahkan Anda mengecek slip gaji Anda? Berapa total gaji Anda dan berapa besar potongan-potongan yang dikenakan? Kalau selama ini Anda mengabaikan slip gaji, atau malah tak dapat sama sekali, maka mulailah menagih slip gaji Anda pada bagian HRS dan perhatikan angka-angka di dalamnya. Ini penting, karena kalau tiba-tiba saja gaji Anda mendadak lebih kecil, Anda bisa cari tahu penyebabnya.

Tim Qerja akan membeberkan beberapa potongan yang biasanya sering dikenakan dalam perhitungan gaji Anda setiap bulannya:


1. BPJS Kesehatan
Pemerintah mewajibkan perusahaan di seluruh Indonesia untuk menjadikan karyawannya peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak awal 2015. Jadi, untuk membayar iurannya, gaji Anda akan langsung dipotong perusahaan.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, besar iuran bagi pekerja penerima upah adalah 5% dari gaji per bulan, di mana sebesar 4% dibayar perusahaan dan 1% dibayar oleh pekerja.

Jadi misalnya, gaji Anda Rp4 juta maka iuran BPJS Kesehatan yang harus Anda bayar sendiri Rp40.000 sementara sisanya ditanggung perusahaan.

2. Potongan Jaminan Pensiun
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada pertengahan ini telah meluncurkan program jaminan pensiun. Program ini diperuntukan untuk menjamin dan memperjelas nasib karyawan setelah pensiun.

Besaran potongan yang ditetapkan BPJS Ketenagakerjaan sekitar 3%, di mana 2% ditanggung perusahaan dan 1% ditangung pekerja. Selain program jaminan pensiun oleh BPJS Ketenagakerjaan, beberapa perusahaan swasta juga memiliki program serupa, dengan potongan yang disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.

3. Potongan Jaminan Hari Tua (JHT)
Program pensiun berbeda dengan jaminan hari tua (JHT). JHT merupakan tabungan dari pendapatan selama Anda aktif bekerja dan disisihkan sebagai bekal memasuki hari tua. Sedangkan jaminan pensiun adalah pendapatan bulanan untuk memastikan dasar yang laik bagi Anda ketika memasuki hari tua.

JHT bisa diambil sekaligus saat Anda masuk usia pensiun, meninggal dunia, atau cacat tetap. Sedangkan jaminan pensiun diberikan secara bulanan setelah Anda memasuki masa pensiun.

Adapun iuran JHT sebesar 5,7% per bulan, terdiri dari 3,7% dibayar perusahaan dan 2% dibayar pekerja.

4. Pajak Penghasilan


Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami