Tetap Produktif Kerja di Kantor Meski Sedang Patah Hati | Qerja

Tetap Produktif Kerja di Kantor Meski Sedang Patah Hati

Qerja, 4 years ago
Tetap Produktif Kerja di Kantor Meski Sedang Patah Hati

Patah hati memang menyakitkan, tetapi jangan sampai membuat Anda menyesali nasib dan hilang fokus. Jangan pula karena alasan patah hati, Anda dimarahi bos karena tidak becus bekerja dan sulit konsentrasi.

Di dunia kerja, Anda harus bisa bersikap professional meskipun hati sedang lara. Lalu bagaimana agar tetap produktif dalam bekerja meski sedang patah hati?

Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

1. Kerjakan tugas yang paling mudah dulu

Sulit berkonsentrasi karena otak dipenuhi bayang-bayang mantan pacar? Kami mengerti, kok. Tapi, usahakan pelan-pelan penuhi benak Anda dengan urusan pekerjaan hingga lama-lama posisi si dia tergantikan penuh oleh hal-hal yang lebih penting.

Mulailah bekerja dengan menyelesaikan tugas paling mudah terlebih dahulu. Kalau tugas yang mudah bisa selesai, Anda bisa menyelesaikan tugas-tugas yang lebih berat karena sudah mulai bisa berkonsentrasi.

2. Pekerjaan = masa depan Anda

Mulailah mensugesti diri kalau pekerjaan berpengaruh besar terhadap masa depan Anda dan jangan sampai hancur hanya karena gagal bercinta. Kalau Anda sukses di karir, sudah pasti Anda bisa menemukan apa yang Anda cari, termasuk kekasih baru.

Dengan terus mengingatkan diri bahwa masa depan Anda lebih penting dibanding mantan pacar, Anda tidak akan berlama-lama larut dalam air mata dan menjadi lebih konsentrasi saat bekerja.

3. Jangan curhat pada semua orang

Usahakan untuk memendam perasaan Anda di kantor, karena kantor adalah tempat profesional. Walaupun Anda mengalami nasib buruk dalam hal cinta, atasan dan rekan Anda tidak akan peduli. Mereka lebih mengutamakan tugas dan pekerjaan masing-masing daripada mengurusi romantika percintaan Anda.

Jangan sekali-kali jadikan patah hati sebagai alasan kinerja kerja yang menurun, karena ini artinya Anda tidak profesional.

Kalau pun Anda butuh teman curhat, pilih rekan kerja yang bisa dipercaya dan mau mendengar uneg-uneg Anda. Namun jangan sampai juga Anda menganggu dirinya terus menerus karena ingin curhat, sementara rekan Anda juga banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. 



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next