Pembicaraan Seputar Gaji: Haruskah Jadi Tabu Atau Perlukah Mulai Terbuka? | Qerja

Pembicaraan Seputar Gaji: Haruskah Jadi Tabu Atau Perlukah Mulai Terbuka?

Qerja, 5 years ago
Pembicaraan Seputar Gaji: Haruskah Jadi Tabu Atau Perlukah Mulai Terbuka?

Coba Anda tanya pada beberapa teman, berapa gaji mereka. Kira-kira berapa orang yang akan langsung memberi Anda jawaban sebuah nominal pasti? Sebaliknya, jika mereka menanyakan tentang gaji Anda, apakah Anda akan jujur? Beberapa pegawai kantoran yang ditanya tim Qerja mengaku akan menjawab dengan angka palsu atau menghindari menjawab. Bagaimana dengan Anda?

Dengan kemunculan website seperti qerja.com yang berbagi informasi anonim mengenai gaji rata-rata di berbagai industri dan posisi, Anda mungkin kini lebih leluasa bicara tentang gaji dalam konteks netral. Tapi apa Anda siap untuk bicara jujur tentang gaji Anda sendiri? Beberapa orang bahkan membandingkan pertanyaan mengenai gaji dengan menanyakan usia seorang wanita: menimbulkan kecanggungan dan lebih baik dihindari. Mengapa masyarakat enggan bicara tentang gaji secara terbuka di publik?

1. Persepsi Terhadap Pentingnya Nominal Gaji

Kebahagiaan dan kepuasan pribadi bukan sesuatu yang bisa diukur secara kuantitatif, sehingga suka atau tidak, objek bersifat material sering menjadi ‘takaran’ kebahagiaan dan identitas sosial seseorang. Jumlah gaji yang Anda dapatkan pun tak ayal berkaitan dengan persepsi terhadap status dan ego: semakin tinggi nilainya, semakin tinggi posisi Anda di masyarakat, semakin banyak objek yang bisa Anda konsumsi, Anda pun semakin bahagia.

Sebelumnya Anda mungkin merasa gaji yang Anda dapatkan nilainya lumayan, dapat mencukupi kebutuhan Anda, bahkan tergolong tinggi. Namun begitu mengetahui nominal gaji tetangga Anda yang lebih tinggi, tiba-tiba saja apa yang Anda dapatkan dari perusahaan rasanya jadi kurang, terutama jika Anda memiliki jenis pekerjaan yang sama. Bukan tidak mungkin definisi ‘puas’ dan ‘bahagia’ bergeser dan Anda jadi mempertanyakan kemampuan pribadi Anda.

2. Berisiko Menimbulkan Konflik Interpersonal

Masih berhubungan dengan poin di atas, beberapa individu khawatir bahwa setelah teman mereka tahu nominal gaji mereka dan begitu juga sebaliknya, akan muncul kecemburuan dan rasa iri yang dapat mengakibatkan friksi. Satu potong informasi berisiko mengubah dinamika hubungan sosial Anda. Apakah worth it?

3. Berisiko Menimbulkan Konflik di Tempat Kerja

Bagaimana kira-kira perasaan Anda jika Anda kebetulan tahu kolega di posisi yang sama digaji lebih tinggi dari Anda? Kaget? Mungkin. Kesal? Mungkin juga, terutama jika Anda merasa lebih kompeten dari kolega Anda. Permasalahan muncul ketika Anda sadar bahwa kadang kala, nominal gaji ternyata tidak merefleksikan kerja keras, kompetensi, atau loyalitas Anda terhadap perusahaan. Anda pun mulai meragukan kompetensi Anda sebagai pegawai dan nilai diri Anda di mata perusahaan.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next