Mengatasi Pelecehan di Tempat Kerja | Qerja

Mengatasi Pelecehan di Tempat Kerja

Qerja, 3 years ago
Mengatasi Pelecehan di Tempat Kerja

Suasana kantor yang baik akan mendukung kenyamanan kerja. Sementara lingkungan kantor yang tidak stabil boleh jadi berdampak buruk pada kinerja seseorang. Salah satu hal yang dapat menganggu kerja pegawai di kantor adalah tindakan pelecehan yang dilakukan atasan kepada bawahan atau di antara sesama rekan kerja.

Perusahaan bisa ikut campur dalam menyelesaikan masalah pada hubungan sosial antarpegawai. Divisi sumber daya manusia harus bisa mengatasi isu sosial di antara para pekerja dan menciptakan suasana yang nyaman di kantor. Jadi, jika mengalami tindakan pelecehan, Anda selalu punya tempat untuk mengadu. Begini cara mengatasi kejadian pelecehan di tempat kerja seperti dikutip dari businessnewsdaily.com.

Apa itu pelecehan seksual
Pelecehan seksual di tempat kerja adalah segala tindakan seksual yang tidak diinginkan. Beberapa aksi pelecehan seksual di kantor misalnya permintaan langsung untuk melakukan perbuatan seksual. Selain itu, tindakan lisan atau fisik atau isyarat bersifat seksual juga bisa dikategorikan sebaai pelecehan. Aksi ini akan membuat seseorang merasa tersinggung, dipermalukan dan terintimidasi.

Banyak korban pelecehan seksual berjenis kelamin perempuan. Namun, bukan berarti laki-laki luput dari tindakan pelecehan yang dilakukan orang lain di lingkungan kerja.

Identifikasi kejadian pelecehan

Pelecehan di tempat kerja dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Anda bisa saja menjadi korban serangan fisik yang berakibat luka di badan. Kekerasan ini mudah diidentifikasi karena buktinya jelas terlihat. Namun, terkadang ada pula pelecehan non-fisik yang menyakiti korban secara emosional. Misalnya berupa lelucon yang menyerang, julukan nama yang buruk, intimidasi, ejekan, hinaan, gambar yang menyinggung dan gangguan kerja lainnya.

Ironisnya, seringkali pelecehan non-fisik dianggap sebagai kejadian biasa. Pegawai yang menjadi korban mungkin berusaha membenarkan bullyingsebagai “latihan mental” dan berusaha mengabaikannya. Ada pula pegawai yang mengalami pelecehan seksual, lalu menyelesaikan masalahnya sendiri dengan menghindari orang yang melakukan tindakan tidak menyenangkan tersebut. Mereka tidak mau angkat bicara karena masalah ini dianggap kecil dibandingkan tugas kantor lainnya.

Padahal, korban pelecehan pasti merasa terluka. Rasa sakit yang terus bertumpuk bisa menyebabkan stress, gangguan pada pekerjaan yang pada akhirnya mengganggu karier. Maka, Anda harus mengenali setiap bentuk pelecehan yang terjadi agar bisa melakukan tindakan yang tepat.

Pelecehan di dunia maya
Banyak orang lebih berani menunjukkan diri di dunia maya. Mereka bisa lebih vokal dalam mengungkapkan pendapat, lebih bebas mengeluarkan kata-kata kasar dan menyakiti orang lain. Pelecehan di dunia maya bisa dalam bentuk pernyataan kebencian melalui email, pesan singkat, cuitan di twitter atau media sosial lainnya. Bentuk pelecehan mulai dari ejekan terhadap nama seseorang hingga ancaman.

Jika Anda mengalami pelecehan di dunia maya, segera buat dokmentasi: ambil gambar dengan screenshot lalu simpan email di komputer pribadi. Anda bisa mengajukan data tersebut sebagai barang bukti saat melaporkan pelecehan.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next