5 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Memecat Pegawai | Qerja

5 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Memecat Pegawai

Eka Utami, 4 years ago
5 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Memecat Pegawai

Pemecatan bisa jadi salah satu pengalaman buruk dalam karier. Tidak hanya untuk orang yang dipecat, tapi juga untuk yang memecat. Seorang pegawai yang tidak puas saat dipecat dapat bertindak sangat emosional di kantor. Bahkan sebagian dari mereka kemudian mengutuk dan menjelekkan perusahan di luar. Hal ini mungkin terjadi karena cara pemecatan yang kurang baik. Bisa jadi, manajer tidak dapat menangani situasi saat memecat seseorang.

Sebagai manajer, Anda harus bertanggungjawab menghadapi pegawai yang akan dipecat. Memang, tidak mudah memegang peran sebagai pembawa kabar buruk untuk seseorang. Apalagi jika Anda adalah manajer baru yang belum pernah memecat seseorang. Berikut beberpa hal yang perlu dipersiapkan oleh seorang manajer sebelum melepas pegawai seperti dikutip dari themuse.com.

Hindari kejutan

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memecat pegawai adalah menghindari kejutan. Jika pegawai tidak punya petunjuk apapun tentang kabar buruk ini, maka Anda bertanggungjawab untuk memberi tahunya segera. Sekarang. Jangan menunda hingga bulan depan.

Anda bisa menggunakan kesempatan saat sesi evaluasi dengan pegawai. Angkatlah isu tentang kemunduran kinerja dan performa buruk yang mengganggu kerja tim dan karier pegawai sendiri. Lalu, akhiri pembicaraan dengan memetik hikmah dari kesalahan, mengambil pelajaran untuk pertumbuhan karier ke depan.

Cara ini tidak akan membuat Anda tampak seperti menyerang pegawai secara personal. Tapi, Anda hanya mempertanyakan komitmen pegawai dalam mencapai kesuksesannya sendiri. Dengan kata lain, Anda bisa membantu pegawai mengidentifikasi kelalaiannya dan memberi masukkan agar lebih maju. Pembicaraan semacam ini akan membuat Anda lebih dihormati dan mendapat kepercayaan. Sehingga Anda akan menghindari masalah besar yang akan timbul saat mengangkat topik pemecatan kelak.

Menjelaskan tentang konsekuensi

Terkadang masukan dan pengarahan yang Anda berikan tidak menyelesaikan masalah. Maka, Anda harus menjelaskan isu kinerja pegawai tersebut dengan lebih detail. Pastikan penjabaran yang lebih spesifik dengan menyertakan contoh dan tanggal kejadian yang mendukung klaim Anda. Kemudian Anda bisa memberi masukan untuk perbaikan pegawai tersebut.

Pada akhirnya, Anda perlu memperingatkan karyawan tentang konsekuensi dalam sudut pandang yang lebih besar. Tegaskan dan garisbawahi masalah yang bisa terjadi akibat kinerja yang di bawah performa. Pastikan pegawai itu memahami maksud dan arah pembicaraan Anda. Pegawai harus melihat keseriusan Anda.

Pada pembicaraan lanjutan ini, Anda harus mengajak orang dari divisi sumber daya manusia atau atasan yang lebih tinggi. Hal ini agar mereka juga mengetahui apa yang terjadi. Selain itu, mereka juga bisa menambah penjelasan soal aturan perusahaan hingga rencana jangka panjag perusahaan.

Bicara

Jika upaya sebelumnya tidak memberikan hasil maka, kini saatnya Anda mengajak pegawai bicara tentang pemutusan hubungan kerja. Pada titik ini, biasanya pegawai Anda sudah tahu tentang penghentian kontrak. Bahkan dalam beberapa kasus, pegawai sudah mengajukan pengunduran diri sebelum terjadi pemecatan.

Anda pasti merasa tidak nyaman saat harus duduk dan meemberi kabar buruk pada seseorang. Jika hari itu datang, Anda harus tahu beberapa langkah ini:



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next