6 Panduan Mengelola Gaji Untuk Karyawan Fresh Graduate | Qerja

6 Panduan Mengelola Gaji Untuk Karyawan Fresh Graduate

Qerja, 4 years ago
6 Panduan Mengelola Gaji Untuk Karyawan Fresh Graduate

Gajian baru satu minggu lewat, namun uang sudah habis. Selanjutnya kebingungan karena gajian bulan depan masih tiga minggu lagi! Oh no…

Ini adalah masalah yang biasa dialami para fresh graduate yang baru pertama bekerja dan masih merasakan euforia saat menerima gaji hasil jerih payah sendiri. 

Menikmati uang hasil bekerja memang tidak salah. Namun bukan berarti Anda tak punya rencana finansial. Rencana finansial ini penting untuk mencegah Anda “jatuh miskin” saat tanggal tua, termasuk juga untuk mempersiapkan masa depan nantinya. Tak mau kan, setelah bertahun-tahun kerja tapi tak ada hasilnya?

Ribet memikirkan perencanaan finansial? Tenang, semuanya akan lebih mudah jika Anda ikuti enam panduan mengelola gaji di bawah ini.

 

1. Buat Alokasi Dana

Mulailah berlatih membuat perencanaan keuangan setiap bulan, yaitu dengan membuat alokasi dana untuk pengeluaran apa saja yang dibutuhkan, misalnya berapa persen untuk menabung, berapa persen untuk bensin dan transportasi, berapa persen untuk bayar kost, tagihan kartu kredit, dan lain-lain.

Jangan lupa alokasikan juga berapa dana hiburan yang bisa Anda gunakan untuk nongkrong dengan teman-teman, sesekali makan di restoran fancy, beli baju baru, nonton di bioskop, dan sebagainya. Jangan sampai Anda terlalu ketat menyimpan gaji sampai-sampai tak bisa menikmatinya sama sekali.

Tapi ingat, stick to the budget. Kalau budget hiburan ini sudah habis, tahan lah keinginan untuk beli sepatu keren yang Anda lihat di mall.

2. Menabung Paksa

Biar sedikit, lama-lama menjadi bukit. Filosofi menabung ini bisa Anda terapkan, bahkan mulai dengan nominal yang kecil, misalnya memotong anggaran ngopi atau jajan. Namun yang lebih ideal menurut para perencana keuangan, sebaiknya jumlah tabungan bulanan adalah sebesar 30% dari total gaji Anda.

Agar uang di tabungan tak terpakai jajan, buka rekening baru yang khusus untuk menabung, dan simpan kartu ATM-nya di rumah agar Anda tak tergoda menarik uang. Minta juga ke bank untuk mentransfer uang secara autodebet dari rekening gajian Anda ke rekening tabungan setiap tanggal gajian, sehingga mau tak mau Anda akan “dipaksa” menabung tanpa harus melakukan apa-apa.

 

3. Tentukan Tujuan Keuangan

Anda tak akan bisa menabung secara efektif jika tak punya motivasi yang cukup kuat. Salah satu cara memotivasi diri adalah dengan menentukan tujuan keuangan, alias “mau dipakai apa uangnya?”.

Jangan gunakan tujuan abstrak seperti “untuk jaga-jaga” atau “untuk hari tua”. Tetapkan tujuan sespesifik mungkin, lengkap dengan deadline-nya. Misalnya, tujuan Anda adalah membiayai pernikahan tahun depan. Membeli mobil dalam waktu dua tahun. Membiayai orangtua naik haji dalam tiga tahun. Membeli rumah dalam lima tahun. Dan sebagainya.

Tujuan keuangan beserta deadline-nya juga akan membantu Anda melakukan perhitungan, berapa jumlah uang yang harus Anda tabung setiap bulan untuk mencapai hal tersebut.

 

4. Siapkan Dana Darurat



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next