Bicara Soal Agama di Kantor | Qerja

Bicara Soal Agama di Kantor

Eka Utami, 3 years ago
Bicara Soal Agama di Kantor

Selama sebulan terakhir jagat maya diramaikan dengan berita tentang pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap menistakan salah satu agama. Gaungnya terdengar sampai telinga umat dan para ulama. Kabar ini langsung membakar emosi banyak orang dan akhirnya memicu demonstrasi.

Ahok tidak merasa menistakan agama apapun. Sebagian orang pun melihat Ahok tidak memiliki maksud tersembunyi di balik pernyataannya. Namun, kesalahan kata dan kalimat yang keluar dari mulut Ahok sudah terlanjur membuat orang lain merasa tersinggung dan bahkan emosional. Pada akhirnya, Ahok pun minta maaf atas ucapannya.

Topik soal agama memang sangat sensitif sebab menyangkut keyakinan seseorang. Anda harus memerhatikan waktu dan tempat yang tepat sebelum mengangkat pembicaraan masalah religi. Anda bisa membahas tentang ibadah, nabi-nabi dan konsep ketuhanan di majelis ilmu yang pesertanya memiliki kepercayaan yang sama. Namun, Anda harus berhati-hati saat memulai obrolan agama di tempat lain seperti di kantor.

Setiap orang di tempat kerja Anda memiliki kepercayaan yang berbeda-beda. Mulai dari pemeluk agama yang rajin menjalankan ibadahnya hingga penganut paham atheis atau agnostik. Bahkan dua orang yang memeluk agama yang sama bisa saja menafsirkan kitab suci dengan cara yang berbeda.

Jadi, meskipun Anda bermaksud  mengajak orang untuk kembali ke jalan yang benar, namun hal itu bisa dianggap mengganggu orang lain. Maka, sebaiknya Anda menghindari diskusi agama di tempat kerja. Namun, jika ada seseorang yang selalu bersemangat mengangkat topik sensitif ini, berikut tips dari Forbes.com untuk manajer dan pegawai yang ingin suasana kantor tetap damai.

Tidak perlu ada kebijakan

Manajemen perusahaan tidak perlu membuat aturan yang melarang orang berbicara tentang agama di kantor. Kebijakan kantor yang absolut justru adalah cara terburuk untuk menangani topik yang sangat manusiawi ini. Divisi sumber daya manusia tidak harus turun tangan untuk menangani pegawai yang selalu “mengganggu” orang lain dengan pembicaraan soal keyakinan. Namun, Anda bisa mendorong karyawan untuk bicara baik-baik agar bisa menghindari topik tentang agama yang berpotensi menimbulkan masalah.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next