10 Hal yang Anda Tidak Tahu Tentang Korpri | Qerja

10 Hal yang Anda Tidak Tahu Tentang Korpri

Eka Utami, 3 years ago
10 Hal yang Anda Tidak Tahu Tentang Korpri

Orang awam hanya mengenal Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dari batik biru bercorak khas yang identik dengan organisasi ini. Selain itu, kebanyakan dari kita juga hanya tahu bahwa Korpri identik dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Berikut serba-serbi Korpri yang mungkin kita belum tahu.

Keanggotaan

Sebagian besar masyarakat awam hanya tahu kalau anggota Korpri adalah Aparatur Sipil Negara yang bekerja di berbagai instansi pemerintah dan guru-guru sekolah negeri. Mereka yang selalu terlihat memakai seragam bermotif batik Korpri setiap hari besar nasional. Tapi, ternyata berdasarkan situs Korpri.id, anggota Korpri termasuk pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaannya.

Tentara dan polisi juga Korpri

Berdasarkan catatan Korpritni.org, Korps ASN merupakan wadah unsur Aparatur Negara, Abdi Negara, dan abdi masyarakat. Pada Undang-undang Nomor 20/1982 disebutkan bahwa PNS yang merupakan anggota Departemen Pertahanan Keamanan/Mabes ABRI, Angkatan dan Kepolisian Republik Indonesia sampai ke tingkat jajaran bawahannya dapat membentuk Korpri. Dengan demikian, tentara dan polisi juga termasuk anggota Korpri. Pada tanggal 1 April 1999 Polri berpisah dari ABRI. Sementara ABRI juga berubah menjadi TNI. Maka, sekarang kita dapat mengenal Korpri TNI dan Korpri Polri.

Ganti nama

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) berganti nama menjadi Korps Profesi Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia pada tahun 2016. Menurut situs Setkab.go.id, perubahan nama tidak mengubah substansi yang terkandung di dalam Korpri. Perbedaan nyata yang terjadi di tubuh Korps Profesi ASN adalah dari sisi pendanaan. Kalau dulu, kegiatan Korpri didanai APBN dan APBD. Sekarang Korps Profesi ASN diharapkan bisa mandiri dengan memberlakukan iuran.

Kode etik Pancaprasetya

Pancaprasetya Korpri adalah kode etik yang harus dijunjung tinggi anggota organisasi tersebut. Pancaprasetya Korpri adalah panduan sikap dan perilaku serta komitmen terhadap Negara Kesatuan epublik Indonesia, pemerintah dan masyarakat. Pada butir-butir Pancaprasetya, anggota Korps ASN harus taat kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menjunjung tinggi kehormatan bangsa, memegang teguh rahasia jabatan dan negara, mengutamakan kepentingan masyarakat, memelihara persatuan korps serta menegakkan kejujuran dan keadilan.

Makna lambang

Lambang organisasi Korps ASN terdiri dari pohon, bangunan berbentuk balairung dan sayap. Menurut situs Slemankab.go.id, pohon dengan 17 ranting, 8 dahan dan 45 daun melambangkan perjuangan sesuai dengan fungsi dan peranan Korps sebagai aparatur Negara Republik Indonesia sejak 17 Agustus 1945. Pohon tersebut juga melambangkan bahwa korps sebagai pengayom dan pelindung bangsa. Sementara bangunan berbentuk balairung dengan lima tiang melambangkan tempat pemersatu seluruh anggota korps, perekat bangsa dan untuk mendukung pemerintahan. Adapun sayap merupakan simbol kekuatan, kiprah, pengabdian dan perjuangan Korps ASN untuk mewujudkan organisasi yang mandiri dan professional.

Netralitas

Pada masa pemerintahan orde baru, Korpri menjadi alat kekuasaan untuk melindungi pemerintah yang berkuasa. Anggota korps diharuskan monoloyalitas, yaitu mendukung organisasi politik tertentu setiap pemilihan umum. Namun, sejak era reformasi, Korpri harus menjadi organisasi netral yang tidak berpihak terhadap partai politik tertentu. Menurut Korpri.id, Ketua Umum DPN Korpri Zudan Arif Fakrulloh memeringatkan anggotanya agar tidak mendukung salah satu calon kepala daerah dalam Pilkada serentak 2017 mendatang. Sebab, anggota Korpri adalah mesin penggerak pembangunan. Kalau semua orang ikut terlibat Pilkada, lalu siapa yang akan melayani masyarakat?



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next