Cara Menilai Pewawancara Kerja Dalam 30 Detik | Qerja

Cara Menilai Pewawancara Kerja Dalam 30 Detik

Eka Utami, 3 years ago
Cara Menilai Pewawancara Kerja Dalam 30 Detik

Manajer perekrutan dan pewawancara kerja memang terkenal suka “membaca” resume sekilas saja. Mereka tidak akan melihat halaman kedua berkas lamaran kandidat pegawai. Sehingga pelamar kerja dituntut untuk memoles curriculum vitae secantik mungkin agar tampak menonjol. Hal ini memalukan, tapi begitulah kenyataannya.

Setelah membaca cv, sebenarnya perekrut akan mencari tahu tentang calon pegawai lewat media sosial. Mereka ingin melihat latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja kandidat. Mereka mencoba menilai sejak awal apakah pelamar kerja memang cocok untuk mengisi posisi yang lowong.

Begitulah cara perekrut menilai Anda. Tapi, Anda juga harus bisa menilai mereka. Anda mungkin butuh pekerjaan, tetapi perusahaan juga sedang berusaha keras utuk mencari pegawai berkualitas seperti Anda. Dengan mengetahui karakter perekrut, Anda bisa siap-siap dengan jawaban dan respon yang sesuai. Berikut beberapa cara menilai perekrut seperti dikutip dari Forbes.com.

Perekrut yang memaksa

Beberapa perekrut akan menelepon Anda dan langsung bertanya tentang latar belakang pendidikan dan pengalaman. Anda bisa berhenti dan bertanya balik ”Bolehkah saya menanyakan sesuatu? Apakah Anda sudah melihat media sosial profesional saya?” Jika pewawancara medesak dengan menjawab ”Ya, saya sudah membaca profil Anda dan saya ingin bertanya beberapa hal” maka, Anda bisa langsung mengakhiri pembicaraan. Tapi, jangan lupa untuk melakukannya dengan sopan.

Anda juga harus menilai orang yang menelepon. Anda bisa memutuskan siapa orang yang tepat untuk mewakili perusahaan. Jangan menjawab orang yang suka memaksa dan bersikap kasar. Mereka harus menghormati Anda, dan menghargai waktu Anda. Jadi, jika perekrut menelepon dan menanyakan latar belakang, Anda tidak harus langsung menjawabnya. Mereka tidak punya hak untuk menanyakan pertanyaan apapun.

Pewawancara kerja itu tidak akan mendapat apa-apa dari kandidat berkualitas seperti Anda. Jika perekrut menelepon tiba-tiba –mengganggu kesibukan Anda- dan tidak bisa membuktikan kalau dia cukup berharga untuk mendengar jawaban Anda, maka sebenarnya mereka tidak bisa membantu Anda.

Bertanya lebih dahulu

Anda adalah orang yang punya pertanyaan dan harus dijawab lebih dulu. Anda bisa bertanya kepada perekrut tentang lowongan kerja mereka tawarkan. Anda ingin mencari tahu tugas yang akan dibebankan calon pegawai. Mungkin saja Anda memang berkualitas untuk melakukan pekerjaan tersebut. Jika mereka hanya ingin menambahkan Anda pada database –sebenarnya tidak tertarik untuk mengenal Anda lebih jauh-, maka Anda langsung bisa menutup telepon.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next