Mengenal Forensik Kedokteran, Profesi Mulia untuk Penegakan Hukum | Qerja

Mengenal Forensik Kedokteran, Profesi Mulia untuk Penegakan Hukum

Qerja, 4 years ago
Mengenal Forensik Kedokteran, Profesi Mulia untuk Penegakan Hukum

Masih ingat kasus kematian Engeline (8 tahun) yang dibunuh ibu angkatnya di Bali beberapa waktu yang lalu? Sesaat setelah jenazah bocah malang ini ditemukan polisi, publik akhirnya bisa mendapatkan informasi kapan Angeline dibunuh dan apa yang menyebabkan kematiannya.

Sudah tentu informasi ini tidak bersifat tebak-tebak buah manggis, karena ada kajian ilmiah yang dilakukan oleh ahli forensik yang sudah sangat berpengalaman.

Apa itu ahli forensik?

Ahli forensik adalah mereka yang menguasai ilmu kedokteran forensik, yang sebelumnya dikenal dengan kedokteran kehakiman. Ilmu kedokteran forensik ini merupakan cabang spesialis ilmu kedokteran yang memanfaatkan ilmu medis untuk penegakan hukum dan memecahkan masalah kriminal.

Selain berhubungan dengan kedokteran, ada juga ahli forensik IT, yaitu mereka yang menguasai ilmu teknologi informatika secara mumpuni, untuk mencari jejak kejahatan yang berupa cybercrime.

Nah, berikut ini beberapa fakta menarik seputar profesi ahli forensik kedokteran yang mungkin bisa menginspirasi Anda berkarir di bidang ini.


1. Ahli forensik disebut juga sebagai “the expert who can talk with the silent witness”

Pastinya. Karena di saat polisi melakukan investigasi dengan mencari saksi yang melihat atau mengetahui terjadinya kejahatan, ahli forensik justru mencari tahu dari saksi bisu seperti barang bukti, atau juga mayat korban. Dari sanalah ahli forensik bisa mendapatkan informasi yang sering membuka tabir kejahatan yang terjadi.


2. Ahli forensik percaya bahwa semua kejadian pasti meninggalkan barang bukti

Berdasarkan barang bukti yang ada, kondisi tempat kejadian perkara, dan lain-lain, ahli forensik bisa menemukan informasi yang sering tidak terbaca sebelumnya. Para ahli forensik percaya dan bahkan selalu membuktikan bahwa kejahatan apa pun pasti meninggalkan bukti dan jejak yang bisa ditelusuri, mulai dari bercak darah hingga sidik jari.


3. Ahli forensik akan banyak berinteraksi dengan mayat 

Betul. Ahli forensik dalam tugasnya akan banyak melakukan pemeriksaan jenazah berdasarkan permintaan tertulis, baik dari penyidik kepolisian atau instansi lain. Hasil pemeriksaan disebut dengan istilah visum et repertum.

Ada dua macam pemeriksaan jenazah yaitu pemeriksaan luar (visum luar), maupun dalam (visum dalam atau autopsi), tergantung kebutuhan dari kasus yang sedang ditangani.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next