Menjadi Pemimpin Seperti Barack Obama | Qerja

Menjadi Pemimpin Seperti Barack Obama

Steffi Teowira, 4 years ago
Menjadi Pemimpin Seperti Barack Obama

Barack Obama bukanlah seorang pemimpin yang sempurna; malah ada saja yang menggelarinya sebagai salah satu presiden terburuk sepanjang sejarah Amerika Serikat modern. Walau begitu, di mata pendukungnya, Obama telah berusaha cukup keras dan bisa dibilang cukup sukses, terutama jika menimbang situasi pemerintahan dan oposisi yang harus ia hadapi: seorang pemimpin langka yang tak terlupakan.

Bagaimanapun Anda menilai kinerja kerja Obama selama delapan tahun di gedung putih, sulit dipungkiri kalau pria kelahiran Hawaii tahun 1961 ini memiliki sejumlah karakteristik pemimpin ideal yang bisa dicontoh atasan-atasan di mana pun. Berikut caranya bersinar sebagai pemimpin seperti Barack Obama.

1. Dekat dengan staf

Kebanyakan dari anggota tim terdekat Obama juga telah bekerja bersamanya sejak ia masih menjabat sebagai senator di Illinois, sekitar tahun 1997 hingga 2004. Sebagai atasan, Obama tentu dihormati oleh stafnya, tapi tidak sedikit muncul berbagai anekdot mengenai kedekatan dan kebaikannya terhadap staf pekerja. Tidak heran jika perilaku ini dibayar dengan loyalitas dari para pegawainya.

Para staf adalah aset terbesar yang dimiliki sebuah perusahaan. Bagaimana Anda memperlakukan mereka umumnya berbanding lurus dengan performa dan keuntungan perusahaan. Kepekaan terhadap kebutuhan dan kenyamanan kerja anggota staf demikian bisa Anda pandang sebagai sejenis investasi terhadap aset perusahaan.

2. Tenang di tengah kritik dan tekanan

Sebelum dan sepanjang masa kepresidenannya, Barack Obama banyak dicecar dan dikritik, dari keputusan politiknya hingga rumor terkait keabsahannya sebagai kandidat presiden. Namun setidaknya di depan khalayak umum, ia tetap tenang dan tidak pernah menunjukkan bahwa ia terganggu dengan serangan verbal.

Temperamen yang kalem di bawah tekanan memang bukan sesuatu yang alami dimiliki setiap orang dan dibutuhkan kepercayaan tinggi pada kemampuan Anda sendiri untuk tidak tunduk karena bisik-bisik negatif. Jika Anda terguncang oleh kritik dan cemoohan, berarti Anda telah membiarkan rival-rival Anda unggul.

3. Kemampuan komunikasi cemerlang

Obama adalah orator ulung dengan pidato-pidatonya yang memikat dan inspiratif. Dari hari-hari awalnya, caranya menyampaikan ide dan pikiran selalu meningkatkan semangat dan optimisme. Lebih dari sekedar pembicara tangguh, dalam interaksi empat mata, Obama juga diakui sebagai pendengar yang baik sejak ia masih berstatus sebagai pelajar.

Komunikasi yang baik bersifat dua arah; tidak cukup hanya menjadi seorang yang mampu merangkai kata-kata dengan luwes, namun ketika tiba waktunya, Anda perlu diam dan mendengarkan pendapat orang lain, apapun posisi mereka. Kalimat indah yang inspiratif memang enak didengar, tapi perlu disertai kesediaan untuk menerima aspirasi lain.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next