Ellen Widodo: Kuliah Seni Rupa, Sukses Berkarir Jadi Marketing Industri Kuliner | Qerja

Ellen Widodo: Kuliah Seni Rupa, Sukses Berkarir Jadi Marketing Industri Kuliner

Qerja, 4 years ago
Ellen Widodo: Kuliah Seni Rupa, Sukses Berkarir Jadi Marketing Industri Kuliner

 

Pernahkah Anda menyesali bidang kuliah yang Anda ambil ternyata tidak sesuai denga pekerjaan yang Anda tekuni sekarang? Atau mungkin Anda merasa masa perkuliahan terbuang sia-sia karena ilmu di bangku kuliah tidak bisa Anda terapkan di dunia profesional. Hal ini tidak berlaku bagi seorang Ellen Widodo, wanita yang merupakan GM Marketing & PR Boga Group yang membawahi beberapa restoran ternama seperti Bakerzin, Pepper Lunch, Shaburi, Paradise Dynasty, dan sebagainya.

Kepada Qerja, wanita yang menyelesaikan pendidikan tingginya di Fakultas Seni Rupa dan Desain ini pun bertutur tentang serunya terjun ke dunia marketing Food and Beverages di Tanah Air.

 

Di mana Anda lahir dan besar?

Saya lahir di Solo, 6 Mei 1980. Lahir di Solo, besar di Solo, tetapi kuliah di Jakarta.

qc-jkt-2019

Apakah ada hal yang senang Anda lakukan sejak masih kecil dan masih dilakukan hingga sekarang?

Ada. Dari kecil itu saya senang sekali nyoret-nyoret, kalau anak-anak sekarang menyebutnya doodling. Jadi dulu orangtua saya membuka toko, dan kalau ada buku di toko selalu saya doodling bagian depannya. Dan hobi gambar dari kecil itu masih terus terbawa hingga sekarang. Mungkin itu juga alasan saat kuliah saya mengambil jurusan desain grafis. Karena saya senang menggambar.

Bagaimana Anda memulai hari?

Setiap hari biasanya kalau bangun tidur saya langsung sarapan dulu, menunya yang mudah-mudah saja, setelah itu saya minum kopi. Selesai minum kopi biasanya saya suka baca-baca berita sebentar melalui tablet saya. Selesai membaca berita baru saya lanjutkan mandi kemudian berangkat ke Kantor.

Bagaimana Anda menghabiskan akhir pekan?

Karena memang setiap hari itu saya kerjanya sudah mall to mall, jadi kalau akhir pekan itu biasanya memang lebih banyak di rumah. Kadang saya movie marathon, atau pergi ke rumah orangtua saya. Yang pasti tidak ke mall.

Apa yang kerap Anda lakukan setelah seharian lelah bekerja?

Paling kalau malam biasanya saya nonton film di televisi kabel, atau ngobrol dengan teman-teman.


Kegiatan Anda di luar kantor?

Saya lebih ke olahraga, biasanya saya ke studio untuk TRX. Dan enaknya menjadi seorang marketing itu salah satunya saya masih bisa menyisihkan waktu saya untuk olahraga. Jadi saya kerja dari pagi hingga sore, lalu di sore hari saya masih bisa berolahraga.


Apakah ada topik permasalahan di masyarakat yang sedang menjadi perhatian Anda sekarang?

Terakhir sih saya sedang mengikuti isu terkait mata uang yuan milik Cina yang baru saja disetujui sebagai salah satu mata uang internasional, sejajar dengan dolar. Saya masih mengira-kira apakah efek yang sebenarnya. Apakah saya juga harus mulai menabung yuan atau hal tersebut hanya sekadar membuat nilai tukar dolar menjadi lebih stabil.

Di mana Anda kuliah?



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next