Bocoran Gaji Direktur Garuda Indonesia | Qerja

Gaji Emirsyah Satar Saat Menjadi Dirut Garuda Indonesia

Steffi Teowira, 4 years ago
Gaji Emirsyah Satar Saat Menjadi Dirut Garuda Indonesia

Korupsi sering diklaim sudah membudaya di Indonesia, terutama karena sulit diberantas dan godaannya bisa muncul di benak individu dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi.

Sempat ada usaha pemerintah untuk menggaji pegawainya lebih tinggi agar tidak tergoda korupsi, namun salah satu contoh kasus yang menjerat mantan Direktur Utama Garuda Indonesia baru-baru ini sepertinya menantang persepsi tersebut.

Mantan CEO berprestasi tersandung skandal

Emirsyah Satar, mantan Dirut Garuda Indonesia, dikabarkan oleh harian Tempo pada tanggal 19 Januari 2017 resmi dijadikan salah satu tersangka pada kasus pengadaan mesin pesawat Rolls-Royce untuk pesawat Airbus Garuda. Ia diduga menerima total suap sebesar Rp 20 miliar sepanjang rentang waktu jabatnya dari 2005 hingga 2014.

Selama periode waktu tersebut, Emirsyah tercatat menjabat sebagai Direktur Utama Garuda, tepatnya sejak 21 Maret 2005 hingga 11 Desember 2014. Sebelumnya ia berstatus sebagai Wakil Dirut Bank Danamon dan kemudian digaet untuk menahkodai Garuda Indonesia yang saat itu sedang diterpa permasalahan keuangan.

Prestasi Emirsyah Satar memimpin Garuda mendatangkan berbagai penghargaan dari media nasional dan internasional sebagai CEO terbaik, direktur paling inovatif, dan sosok paling dikagumi selama beberapa tahun. Skandal yang menyandungnya ini pun tak ayal mengagetkan banyak pihak.

Adapun Emir membantah pernah melakukan korupsi atau menerima gratifikasi, seperti dikutip dari Rappler. Meski demikian dia menyatakan tetap akan menghormati proses hukum yang berlaku.



Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami

Related Posts

Read This Next