Lima Tanda Anda Terlalu Ambisius

Oleh Steffi Teowira, 6 years ago
Tidak ada yang salah dengan menjadi ambisius. Setiap orang perlu memiliki mimpi dan ambisi yang sehat untuk mendorongnya terus berkembang. Namun apakah ada yang namanya terlalu ambisius? Sebuah studi yang mengikuti kehidupan lebih dari 1,000 anak-anak berbakat sejak tahun 1922 menunjukkan hasil yang cukup mencengangkan. Para periset menemukan bahwa dibanding individu yang kurang ambisius, objek riset yang lebih ambisius memang mendapatkan pekerjaan di perusahaan lebih bergengsi dengan gaji lebih tinggi dan cenderung lebih nyaman secara finansial. Walau begitu, pola pikir dan gaya hidup yang selalu mengejar ambisi sama sekali tidak berarti mereka lebih bahagia atau hidup lebih lama.

Di samping kehilangan kesempatan untuk benar-benar menikmati hidup, individu yang kelewat ambisius menghadapi risiko besar seandainya gagal mencapai ambisi: kepercayaan diri Anda jatuh, kehilangan semangat hidup, dan lainnya. Berikut beberapa tanda-tanda Anda perlu berhenti sejenak, menarik nafas panjang, dan memikirkan lebih dalam mengenai apa yang benar-benar penting dalam hidup.

1. Mengorbankan Banyak Hal Penting Demi Karier

Dalam proses mencapai goal, lazim bila ada hal-hal yang terbengkalai. Namun bagi beberapa individu yang lebih ekstrim, tidak ada yang lebih penting dari karier dan goals, entah itu keluarga maupun kesehatan. Susunan prioritas yang mengutamakan pekerjaan ini kemungkinan besar akan menimbulkan kecenderungan overworking. Anda pun tidak jarang mendengar keluhan dari orang-orang terdekat bahwa Anda terlalu sering menghabiskan waktu untuk bekerja.

2. Sering Membandingkan Diri Dengan Orang Lain
Parameter kesuksesan Anda berbasis persaingan dengan orang lain. Anda merasa harus menduduki posisi kerja lebih bergengsi, mendapat gaji lebih besar, dan seterusnya. Anda pun sering membuat goals instan setiap Anda mendengar kisah keberhasilan seseorang hingga kadang Anda lupa kalau ambisi Anda seharusnya bertujuan untuk melampaui kemampuan Anda sendiri dan bukan hanya untuk menang dari orang lain.

3. Sulit Rileks
Saking fokusnya dengan ambisi-ambisi Anda, Anda sering sulit melepas pikiran tentang pekerjaan dan rencana walau berada di rumah atau sedang berlibur. Anda selalu mengambil—atau mencuri—kesempatan untuk melakukan satu saja porsi pekerjaan...satu lagi, satu lagi, hingga alhasil setiap saat Anda selalu berada dalam work mode.

Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami