Istirahat Makan Siang Penting untuk Meningkatkan Produktivitas

Oleh Hesti Pratiwi, 5 years ago
Setiap tugas atau proyek memiliki tantangannya tersendiri. Kadang waktu delapan jam kerja terasa begitu kurang, demi pekerjaan sering sekali kita harus melewatkan makan siang. Biasanya, hal itu dilakukan oleh orang-orang yang sangat berambisi untuk meningkatkan karier. Demi pekerjaan dan membuktikan dedikasi, kepentingan pribadi sah-sah saja bagi mereka untuk dikorbankan. Tetapi sebenarnya, hal ini justru bisa berakibat kontraproduktif bagi kemajuan karier.

Jadi bila Anda termasuk pekerja yang hampir tidak pernah meninggalkan meja untuk makan siang, sebaiknya mulai mengubah kebiasaan tersebut. Sebab istirahat makan siang memiliki banyak benefit, tidak hanya bagi kesehatan tetapi juga kemajuan karier Anda.

Berikut adalah beberapa contoh mengapa begitu penting untuk menjauh dari pekerjaan sejenak, dan keluar untuk istirahat makan siang.

Mengatur kebiasaan makan sehat

Karyawan yang melewatkan makan siang atau makan di meja, seringkali terjebak memesan makanan cepat saji atau alih-alih makan, mereka malah menunda makan siang dengan mengudap camilan yang tinggi kalori. Ini sangat berbeda dengan karyawan yang  pergi keluar makan siang, mereka akan merencanakan tempat makan dan jenis makanan yang diasup, mereka bisa memasukan pilihan menu beragam dengan kombinasi gizi lengkap, seperti sayur, ikan, kacang-kacangan, dan buah. Ada baiknya selain membuat perencanaan pekerjaan seminggu ke depan, Anda bisa memasukan rencana makan siang selama seminggu, guna mendapatkan asupan gizi yang beragam.  

Menghindari nyeri sendi dan otot

Tubuh manusia diciptakan untuk bergerak, berlari, bekerja fisik, hingga berburu. Manusia modern tidak melakukan semua hal tersebut. Sebagian besar dari kita akan bekerja menghabiskan waktu untuk duduk sepanjang hari. Sebenarnya kebiasaan ini justru tidak normal bagi tubuh. Posisi duduk berlama-lama memiliki efek buruk untuk tubuh sebab memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang, yang dapat meningkatkan risiko cedera: seperti nyeri punggung bawah dan sikap tubuh yang buruk, seperti bungkuk.

Selain itu, terlalu lama duduk bisa mengganggu metabolisme tubuh, mendongkrak level kolesterol, memperlambat aliran darah yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, serta terganggunya pasokan darah ke organ tubuh lainnya termasuk aliran darah ke otak.

Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami